Pembuktian Lemah, Bank Sulutgo Terancam Merugi

Sidang Gugatan Dana Tantiem


Manado, MS

Bola kasus dana tantiem dan Tunjangan Hari Raya (THR) 2016 Bank Sulutgo terus bergulir. Sidang perdata kembali tersaji di Pengadilan Negeri (PN) Manado. Teranyar, posisi ‘Torang pe Bank’ kian tersudut. Hal itu terkuak dalam fakta persidangan, Selasa (12/3).

 

Dalam sidang itu, pihak Bank Sulutgo telah memasukkan tiga bukti tambahan berupa fotocopy yang tidak disertai dengan aslinya. Terkait bukti tambahan ini, Ketua Majelis Hakim, Franklin Tamara saat dikonfirmasi awak media melalui Juru Bicara Hakim PN Manado, Vincentius Banar, menerangkan kalau nilai bukti fotocopy tanpa dokumen asli jelas berbeda.

 

“Nilai jelas tidak sama. Nilainya jauh di bawah dari dokumen asli,” terang Banar, Rabu (13/3).

 

Bank Sulutgo berharap bisa meyakinkan Majelis Hakim dengan memasukkan bukti tambahan tanpa penunjukan dokumen asli. Namun hal tersebut ternyata tidak kuat. Alhasil, signal pihak Bank Sulutgo kalah dalam perkara perdata ini mulai menguat.

 

Seperti diketahui, PT Bank Sulutgo telah dijadikan sebagai tergugat dengan perkara nomor 235/Pdt.G/2018/PN Mnd. Dimana pihak PT Bank Sulutgo telah digugat 7 orang penggugat, masing-masing Robby Jimmy Mamuaja, Novi Ventje Berti Kaligis, Felming Harun, Jeffry Salilo, Alexius Lembong, Effendy Manoppo dan Mustamir Bakrie, melalui Penasehat Hukum (PH) Franklin Montolalu dan Frangky Mantiri.

 

Dalam proses sidang, pihak PT Bank SulutGo sempat mengajukan eksepsi. Namun, Kamis (10/1) lalu telah ditolak Majelis Hakim. Sehingga, sidang kini berlanjut ke pemeriksaan pokok perkara.

 

Dalam gugatan tersebut, disebutkan kalau pihak PT Bank Sulutgo diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum, dengan tidak menyerahkan kepada penggugat dana tantiem 2016 dan THR 2016.

 

Adapun dana tantiem 2016 yang belum dibayarkan kepada para penggugat yakni sebesar Rp1,4 miliar lebih. Sedangkan untuk THR 2016 berjumlah Rp580 juta.

 

Selain itu, PT Bank Sulutgo juga telah digugat untuk membayar kerugian immaterial sebesar Rp175 miliar. Dan jika gugatan ini berhasil dimenangkan pihak penggugat, maka posisi PT Bank Sulutgo terancam collapse alias gulung tikar. (kharisma)


Komentar