Hormati Minggu Sengsara, Jokowi Pilih Tidak Berkampanye


Manado, MS

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), kambali menyapa  rakyat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (31/3). Untuk menghormati perayaan Minggu Sengsara umat Kristiani, Calon Presiden Nomor 01 ini memilih tidak berkampanye sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

 

Kendati demikian, Presiden Jokowi melakukan tugas kenegaraan menghadiri Konferensi Gereja dan Masyarakat X Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (KGM-X PGI) di Minahasa Utara (Minut) dan meresmikan sejumlah proyek infrastruktur di Sulut. Di antaranya Kawansan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, Asrama Universitas Kristen Indonesia di Tomohon (UKIT) dan Asrama Universitas Negeri Manado (Unima) di Tondano.

 

Sulut memang istimewa bagi Presiden Jokowi. Betapa tidak, kedatangan Jokowi ini menjadi kunjungan kelima kalinya kepala negara itu di Bumi Nyiur Melambai.

 

"Khusus di era Gubernur Olly Dondokambey, Presiden Jokowi mencetak quatrick (4 kali berkunjung)," kata Kepala Biro Protokol dan Humas Pemprov Sulut, Dantje Lantang.

 

Menurut catatan, kunjungan pertama Jokowi ke Sulut pada tanggal 26 Desember 2016. Saat itu Jokowi meresmikan sejumlah proyek PLTP Geotermal dan menghadiri Natal Nasional di Tondano.

 

Kemudian Jokowi mengunjungi Sulut pada tanggal 19 Oktober 2016 untuk meresmikan bandara di Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud.

 

"Kunjungan ketiga dilakukan Pak Jokowi pada tanggal 15 November 2017, untuk menghadiri acara GMNI di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado," terang Lantang.

 

Lantang menegaskan, warga Sulut sangat bergembira dan tentu berterima kasih untuk perhatian yang diberikan Presiden bagi daerah ini.

 

"Pemerintah dan masyarakat Sulut sangat bersyukur boleh mendapat perhatian dari Presiden. Berbagai pembangunan yang luar biasa di Sulut hingga saat ini tentu merupakan wujud perhatian Pak Presiden," tandas Lantang. (sonny dinar)


Komentar