JOKOWI PEDULI SULUT


*Resmikan KEK Bitung

*Resmikan Rusun Mahasiswa UKIT Tomohon

*Resmikan Rusun Mahasiswa IAIN Manado

 

Manado, MS

Perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap Sulawesi Utara (Sulut) tergolong besar. Sederet mega proyek penunjang roda perekonomian daerah, dibangun. Mulai dari Jalan Tol Manado-Bitung, Pelabuhan Hub Internasional Bitung, Bendungan Kuwil Minut, Manado Outer Ring Road serta sejumlah pembangunan infrastruktur publik lainnya.

Teranyar, orang nomor satu di nusantara itu meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung,  Rumah Susun (Rusun) Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) dan Rusun Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado.

Itu berbarengan dengan peresmian KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan dan KEK Morotai Maluku Utara. Tak tanggung-tanggung, peresmian sejumlah proyek di Wilayah Timur Indonesia tersebut, dilakukan Presiden Jokowi di Bandara Sam Ratulangi Manado, Senin (1/4) kemarin.

Tak heran, animo publik Sulut dalam menyambut kedatangan Jokowi, begitu tinggi. Itu menyusul besarnya perhatian calon presiden (capres) nomor urut 1 terhadap masyarakat Nyiur Melambai.

Jokowi yang didampingi Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, optimis pengoperasian KEK Bitung akan diikuti dengan masuknya investasi pabrik pengolahan bahan jadi. Dengan begitu, lapangan pekerjaan akan terbuka, dan perekonomian daerah meningkat.

“Investor baru akan bermunculan. Lapangan pekerjaan baru juga bertambah. Kalau tadinya kita mengirimkan bahan mentah, dengan adanya KEK, kita ekspor bahan jadi hasil olahan bahan mentah tersebut,” ungkap Jokowi.

Tak hanya itu, Jokowi juga akan mendorong percepatan penyelesaian pembangunan infrastruktur Jalan Tol Manado-Bitung guna menunjang KEK. “Jalan Tol Manado-Bitung sudah rampung 80 persen. Saya minta untuk bisa dioperasikan di bulan Oktober ini. Supaya dapat menunjang KEK Bitung agar bisa bersaing dengan negara lain,” bebernya.

Presiden yang dikenal dekat dengan rakyat  itu pun memuji pesatnya pembangunan Sulut. Aktivitas perekonomian Sulut dinilai telah lebih baik dari sebelumnya. “Saya lihat jalan-jalan sudah lebih lebar. Pada malam hari juga kegiatan ekonomi tetap ramai. Itu menunjukkan ekonomi di Sulut sudah lebih baik," imbuh Jokowi.

Diketahui, KEK Bitung memiliki kegiatan utama industri pengolahan kelapa, industri pengolahan perikanan, industri farmasi, dan logistik. Dibangun di area seluas 534 hektar. KEK Bitung ditargetkan mampu menarik investasi sebesar Rp35,2 triliun dan mampu menyerap hingga 34.710 tenaga kerja. KEK Bitung diproyeksikan memberikan efek terhadap perekonomian nasional dengan peningkatan output sebesar Rp 92,1 triliun pada 2025.

KEK Bitung telah mendatangkan beberapa investor dengan total komitmen investasi sebesar Rp3,8 triliun. Salah satunya adalah Futai Indonesia yang bergerak di bidang industri pengolahan kertas daur ulang dengan komitmen investasi sebesar Rp2,8 triliun.

Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mendukung keberlangsungan KEK Bitung diantaranya adalah Pelabuhan Hub Internasional Bitung dan Jalan Tol Manado-Bitung. Pada Pelabuhan Hub Internasional Bitung, telah dibangun Terminal Petikemas Bitung dengan kapasitas 500.000 Teus/tahun. Sementara itu, Jalan Tol Manado-Bitung sedang dalam proses pembangunan dan ditargetkan dapat beroperasi di bulan Oktober 2019. Jalan Tol yang dibangun sepanjang 39,9 kilometerdengan jumlah 2 lajur 2 arah (lebar lajur 3,6 m) ini berkapasitas 14.000 kendaraan per hari.

Peresmian tersebut dihadiri Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, perwakilan Forkopimda, Ketua TP-PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Gubernur Steven Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen, Walikota Bitung Max Lomban, Sekretaris Dewan Nasional KEK, jajaran Jasa Marga Manado-Bitung, Pemda Sulawesi Tengah, Maluku Utara dan Kalimantan Timur.

DI SULUT, JOKOWI TARGET MENANG 80 PERSEN

Meski batal melakukan kampanye di Sulut, karena menghargai peringatan Minggu-Minggu Sengsara yang diperingati oleh umat Nasrani, namun Jokowi optimis akan menang di Jazirah Utara selebes. Itu menyusul tingginya antusias publik Nyiur Melambai dalam menyambut kehadiran Capres nomor 1 itu.

Kunjungan kerja orang nomor 1 di Sulut, Minggu (31/3), disambut oleh puluhan ribu massa yang berjubel dari bandara Samratulangi hingga ke lokasi pelaksanaan Konfrensi Gereja dan Masyarakat (KGM) ke-X Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) yang dihelat di di Sutan Raja Convention Centre Minut.

Malah orang nomor 1 di Indonesia itu sempat dicegat 9 kali oleh massa, untuk sekedar bersalaman dan mengambil foto. Karena dekat dengan masyarakat, Jokowi pun memenuhi permintaan masyarakat. Tak ayal,  perjalanan dari bandara menuju lokasi yang hanya memakan waktu 15 menit,  harus ditempuh Jokowi hampir 2 jam.

Tak heran, Jokowi yang awalnya enggan bicara soal target kemenangannya bersama Ma’ruf Amin di Sulut, akhirnya angkat suara. Itu setelah didesak oleh wartawan. Mengingat sejak kedatangannya di Sulut, Jokowi hanya mengingatkan warga untuk menggunakan hal pilih pada 17 april 2019 dan tidak golput.

"Target di Sulut, kita perkirakan di atas 80 persen. Itu pakai hitung-hitungan realistis. Artinya pakai kalkukasi," ujar Jokowi, Senin (1/4) kemarin.

Disinggung soal Capres Prabowo Subianto yang sempat marahi penonton di acara debat  capres lalu, tak direspon oleh Jokowi. Ia hanya kembali mengingatkan  Sulut untuk menggunakan hak pilih di Pemilu 17 April 2019 mendatang.

"Nanti pada 17 April 2019, hari Rabu, datang TPS. Ajak teman, sanak saudara, dan gunakanlah hak pilih anda," kata dia. “Biaya pilpres dan pileg  itu mahal. Trilunan. Jadi gunakan hak pilih untuk menentukan arah bangsa dan negara ke depan," sambungnya.

Ia mengingatkan agar 17 April tidak dijadikan agenda liburan. Mengingat usai Pemilu masih ada libur panjang. "Hari Rabu libur (Pemilu, red), masuk Jumatnya, sudah Jumat Agung. Sabtu libur, Minggunya Paskah. Hati-Hati tolong diingatkan ke jemaat untuk tidak liburan di hari Rabu," pesannya.

"Hari Rabu libur. Tapi datang ke TPS dulu, nyoblos dulu. Setelah itu mau liburan terserah. Satu suara itu sangat penting untuk menentukan ke depan arah bangsa yang kita cintai bersama ini ," tandas Jokowi.

OLLY JUGA OPTIMIS JOKOWI-AMIN MENANG

Keyakinan serupa didendangkan  ‎Ketua DPD PDIP Sulut Olly Dondokambey. Politisi gaek Banteng Moncong Putih itu optimis, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Jokowi-Amin) akan menang di bumi Nyiur Melambai.

Itu berkaca dari capaian Pemilu 2014. Pasangan Jokowi-Jusuf Kalla juga menang telak di Sulut. Apalagi, perhatian Jokowi terhadap pembangunan di kawasan timur Indonesia, termasuk Sulut sangat besar. 

“Kan sudah tidak diragukan lagi, kinerja Pak Jokowi. Kalau masyarakat ingin pembangunan Sulut lebih pesat, mari sama-sama dukung agar suara Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin bisa mencapai minimal 80 persen,” ujar mantan Legislator Senayan itu.

Antusias masyarakat Sulut dalam menyambut kehadiran Jokowi juga dinilai sebagai suatu gambaran yang positif. Malah warga sampai nekad mencegat Presiden untuk bersalaman dan berswafoto.

“Tentu respon warga itu tak lepas dari kinerja pemerintahan Jokowi selama ini. Terutama bagi masyarkat sulut. Pembangunannya sangat signifikan dan berdampak langsung kepada masyarakat,” bebernya.

“Artinya masyarakat sudah merasakan manfaat dari program-program Pak Jokowi.  Saya kira masyarakat Sulut juga  sangat mengharapkan Pak Jokowi akan memimpin lagi bersama Pak Ma’ruf Amin agar semua program Pak Jokowi untuk sulut lebih hebat, semuanya bisa terwujud," sambung  Olly yang juga Gubernur Sulut itu.

Sebelumnya, Gubernur Olly telah menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden Jokowi yang menyempatkan diri hadir di Sulut meskipun padatnya agenda kepala negara.

Olly menyebut pesatnya pembangunan Sulut di berbagai bidang sejak kepemimpinan Presiden Jokowi. "Atas nama Pemprov Sulut, saya sangat berterima kasih atas semua yang Bapak Presiden lakukan untuk Sulut," katanya.

Menurut Olly, semua sektor pembangunan di Sulut terus menunjukan pencapaian positif. "Pertumbuhan ekonomi Sulut meningkat, angka kemiskinan menurun, jumlah pengangguran menurun, pembangunan infrastruktur terus dikerjakan dan semakin banyaknya jumlah turis yang berkunjung di Sulut . Ini semua karena dukungan Presiden," beber Olly.

Lebih jauh, terkait pembangunan infrastruktur, Olly menyatakan bangga kepada Jokowi atas peresmian KEK Bitung dan pembangunan rumah susun mahasiswa di Sulut. "Kami juga berterimakasih atas bantuan Bapak Presiden atas pembangunan rumah susun mahasiswa UKIT dan rumah susun mahasiswa IAIN," tandasnya.

GOLKAR SULUT NILAI KEMENANGAN 80 PERSEN REALISTIS

Target 80 persen kemenangan Jokowi-Amin di Sulut dinilai bisa dipertanggung-jawabkan. Itu melihat kehadiran massa pendukungnya yang hadir saat capres nomor urut 1 berada di daerah Bumi Nyiur Melambai.

Demikian diungkap Ketua Fraksi Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, Raski Mokodompit.  Kemenangan Jokowi dinilai telah tergambar lewat kedatangannya Minggu (31/3). Antusias masyarakat yang datang berbondong-bondong menemui Jokowi dinilai sangat besar. “Antusias warga yang punya keinginan melihat Jokowi sangatlah banyak. Walau tidak melakukan kampanye namun masyarakat datang dengan sendirinya. Ini pertanda elektabilitas Jokowi di Sulut sangat bagus,” ungkap pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulut tersebut.

Pembangunan yang dilakukan kepemerintahan Jokowi sekarang ini dinilai sangat juga dirasakan masyarakat di Bumi Nyiur Melambai. Hal tersebut yang dipandang sebagai pelecut antusias warga kepada Jokowi. “Karena warga juga mengenal Jokowi dari program-program yang sudah dilakukannya bagi rakyat,” ujar Mokodompit.

Dengan melihat respon warga atas kedatangan Jokowi di Sulut maka target 80 persen dihembuskan Jokowi dianggap realistis.  Hati masyarakat Sulut dinilai sudah tertanam kepada sosok calon presiden nomor 01 ini. “Jadi tak diragukan lagi, jokowi pasti menang benar-benar akan menang telak di Sulut. 80 persen itu sesuasi fakta di lapangan. Kedatangannya baru-baru di Sulut jadi pembuktian lewat kehadiran massa,” pungkasnya.

Diketahui, pasangan Joko Widodo-Maruf Amin, juga didukung oleh 14 dari 15 bupati/walikota yang ada di Sulut. Karena mayoritas adalah kader partai pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01. Masing-masing, Bupati Minahasa, Royke O Roring (PDIP), Bupati Sitaro, Evangelian Sasingen (PDIP), Bupati Mitra, James Sumendap (PDIP), Bupati Bolsel, Iskandar Kamaru (PDIP), Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu, (Golkar), Walikota Tomohon, Jimmy F Eman (Golkar), Bupati Sangihe, Jabes Gaghana (Golkar), Walikota Bitung, Maximiliaan J Lomban (NasDem), Bupati Minut, Vonny A Panambunan (NasDem), Walikota Manado GS Vicky Lumentut (NasDem), Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow  (NasDem), Walikota Kotamobagu, Tatong Bara (NasDem), Bupati Bolmut, Depri Pontoh (PPP).

Sementara, Bupati terpilih Talaud, Elly Lasut juga telah menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Amin, meski partainya, Partai Berkarya, mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Begitupula dengan Bupati Boltim, Sehan Landjar. Ketua PAN Sulut itu telah memberi sinyal untuk menarik dukungan ke pasangan Prabowo-Sandi.  Sehingga potensi, Jokowi-Amin menang telak di Sulut, terbuka lebar.(sonny dinar/arfin tompodung)

 


Komentar