Tuange : Jangan Gadaikan Kebenaran Karena Jabatan


Melonguane, MS

 

Jangan menjual atau mengabaikan kebenaran dan keadilan karna jabatan. Hal ini ditegaskan Plt Bupati Petrus Simon Tuange saat memimpin atau menjadi Irup dalam upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, di Lapangan Upacara Kompleks Perkantoran, Kamis (02/05) kemarin.

"Sebagai anak-anak Taroda, saya harap kebenaran dan keadilan diatas segala-galanya bukan jabatan. Sebagai satu paket dalam pemerintahan daerah, saya turut prihatin atas peristiwa yang menimpa bupati talaud. Kiranya bupati tetap sehat. Kita tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Bukan kewenangan kita mengfonis orang bersalah. Serahkan semua kepada institusi yang berwenang," ucap Tuange

Dalam situasi saat ini, kendali roda pemerintahan kata Tuange ada ditangannya." Disisa waktu pemerintahan kami, kendali saya ambil alih sampai 21 Juli mendatang. Saya akan menjalankan sesuai kewenangan yang ada. Terkait pemanfaatan anggaran dan aset serta personil pegawai. Karena itu dari sisi anggaran saya akan mengecek ketersediaan anggaran yang ada. Sebagaimana kita ketahui bersama, APBD ditetapkan untuk anggaran setahun. Saya melihat ada indikasi menghabiskan anggaran khususnya perjalanan dinas. Jangan mencoba habiskan atau menguras anggaran perjalanan dinas hanya sampai Juli. Anggaran harus diatur hingga akhir tahun," tegasnya.

 

Ia mengaku kaget melihat pergerakkan pengeluaran anggaran yang cukup besar di kas daerah. "SKPD harus patuh pada mekanisme dan tertib asas aturan yang ada. Saya minta, sebelum sp2d direalisasi lapor pada saya. Saya minta data aset kendaraan dinas. Termasuk di sekretariat daerah, karena perlu ada pengamanan aset negara. Saya tegaskan, dalam rangka melakukan penghematan anggaran, perjalanan dinas esselon 2  3 dan 4 harus dibatasi dan diatur. Esselon 2 yang akan melakukan perjalanan dinas harus saya ketahui. Saya tandatangani. Semua ini harus kita lakukan untuk perbaikan Talaud. Mari kita punya rasa peduli perbaiki daerah ini." tandasnya. (jos tumimbang)


Komentar