KPU Sulut Tutup Rekapitulasi Perolehan Suara


Manado, MS

 

Jalan proses rekapitulasi suara di tingkat provinsi berujung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menutup tahapan tersebut sekaligus menetapkan perolehan suara untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut.

 

Rekapitulasi seluruh kabupaten kota tersebut kemudian disahkan Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh. Khusus perolehan suara Presiden dan Wakil Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI masih akan dipleno di tingkat nasional. Sementara untuk provinsi telah dipleno di KPU Sulut. "Setelah direkap semua kemudian ditetapkan, dibawa ke pusat untuk membacakan hasil perhitungan suara DPR-RI, DPD dan Presiden Wakil Presiden. Kalau provinsi ditetapkan di sini (KPU Sulut, red)," ujar Mewoh, Minggu (12/5).

 

Usai menutup kegiatan rekapitulasi suara ini, Mewoh menyampaikan terima kasih kepada seluruh yang telah terlibat sepanjang proses tersebut. Dari awal hingga akhir pelaksanaan pleno dan penetapan perhitungan suara. Menurutnya, semua boleh berjalan dengan damai serta aman. "Kami dari KPU Sulawesi Utara memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi kita semua. Semua tentu menjadi usaha kerja keras kita bersama, demi kemajuan daerah Sulawesi Utara, demi kemajuan demokrasi di negara yang kita cintai ini," ungkap Mewoh.

 

Dirinya sangat bersyukur kepada Tuhan karena boleh mengesahkan hasil rekapitulasi pemilihan Presiden dan wakil Presiden, DPR-RI dan DPD-RI. Selain itu, boleh menetapkan hasil pemilu anggota DPRD Provinsi berdasarkan berita acara rekapitulasi.

 

“Banyak terima kasih kepada bapak ibu sekalian. Anggota KPU Sulut, Bawaslu Sulut, saksi 01 dan 02, saksi partai politik peserta pemilu, saksi anggota Dewan Perwakilan Daerah, KPU kabupaten kota maupun seluruh undangan,” terang Ardiles.

 

Dirinya pula berterima kasih  kepada seluruh  kasih atas kerja Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Atas pengamanan mereka sejak awal sehingga penyelenggaraan pleno bisa berakhir dengan baik. "Tentu kita semua boleh merasa aman dan nyaman dalam menyelenggarakan pleno,” tuturnya.

 

Ardiles berterima kasih pula untuk semua media massa. Berkat pengawalan insan pers sehingga pelaksanaan berlangsung selalu terbuka dan transparan karena terus dipulikasikan ke masyarakat. “Kepada rekan media massa, pers terima kasih banyak karena dari awal sampai akhir terus melakukan peliputan. Sehingga pelaksanaan bisa terbuka dan transparan, meneruskan informasi kepada publik terkait dengan proses pelaksanaan pleno tingkat Provinsi Sulut," paparnya.

 

"Terima kasih pula kepada jajaran KPU Sulut, seluruh staf sekretariat yang sepanjang pleno rekapitulasi terus mendukung kami, sehingga boleh berjalan dengan baik,” kunci Mewoh.

 

Meski begitu Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulut memastikan akan tetap menindaklanjuti, laporan keberatan dari sejumlah peserta pemilu. Lembaga ini akan melihat apakah nanti laporan yang dimasukkan, ada yang berpotensi mempengaruhi perolehan kursi.

"Semua laporan kami akan tindaklanjut. Tinggal lihat substansi laporan. Kita akan lihat apakah keberatannya berkaitan dengan perolehan kursi. Berapa kursi di tingkat DPR-RI sampai tingkat kabupaten kota. Kita masih sementara diteliti," paparnya.

 

Pihaknya segera akan melakukan pleno dalam rangka kepentingan materil dan formil. "Kami akan pleno penentuan formil dan materil. Apakah ada alat bukti atau tidak. Kami belum bisa melihat laporannya apakah terkait hasil atau terkait prosedur," kuncinya. (arfin tompodung)


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Sponsors