Walikota Buka Puasa di Masjid Baiturrahim, Wawali di Masjid Kyai Mojo

Safari Ramadhan Pemkot Manado Bergulir


Manado, MS

Pemerintah Kota (Pemkot) Manado memulai agenda Safari Ramadhan, Senin (13/5). Informasi yang diperoleh, Walikota Dr Ir Godbless Sofcar Vicky Lumentut, SH MSi DEA (GSVL), mengawali Safari Ramadhan 1440 Hijriah di Masjid Baiturrahim Manibang, Kelurahan Malalayang Dua, Kecamatan Malalayang.

Walikota didampingi Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Manado, Micler CS Lakat, SH MH, para pejabat di lingkungan Pemkot Manado, Forkopimda serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. Walikota GSVL langsung membaur bersama jemaah.

Sebelumnya, Tim Safari Ramadhan yang dipimpin langsung walikota, diterima Imam Mesjid Baiturrahim Manibang, Djaid dan Ketua BTM Bapak Triyanto Tamu’u. Tausiah dibawakan Ustads Imran Mantau.

Di tempat terpisah, Wakil Walikota (Wawali) Mor D Bastiaan SE mewakili Walikota Manado, juga melakukan Safari Ramadhan dan buka puasa bersama di Masjid Kyai Mojo Korem, Kelurahan Wenang Utara, Kecamatan Wenang. Dia didampingi Asisten I Setda Kota Manado Heri Saptono, Asisten III Frans Mawitjere serta para pejabat di lingkup Pemkot Manado bersama unsur Forkopimda dan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat. Hadir juga Ustajah Asni Inaku, Ketua MUI kota Manado, KH Mashar Kinontoa, Imam Masjid sekaligus Ketua Badan Takmir Peltu Haji Suparno, Ketua Basnas Kota Manado H Gaib Al Amin dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Manado Irwan Musa.

Dikatakan Walikota GSVL, Safari Ramadhan merupakan agenda rutin setiap bulan puasa yang diprogramkan pemerintah untuk menyemarakkan dan mengangungkan Ramadhan yang penuh kemuliaan ini bagi umat Muslim di Kota Manado. Substansi ibadah puasa pada bulan Ramadhan ini mengandung makna yang luas bagi setiap umat Muslim.

Menurut dia, selain sebagai wujud nyata ketagwaan dan ketaatan seorang hamba terhadap Allah dalam menjalankan perintahNya dalam kerangka Habluminallah, ibadah puasa dapat membangkitkan kepekaan sosial setiap umat Muslim melalui perwujudan sikap peduli dan kasih sayang terhadap sesama atau Habluminannas. Baik sesama umat muslim maupun antar umat beragama serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Walikota pun mengajak semua pihak untuk terus menjaga dan memelihara kerukunan dan kebersamaan yang telah tercipta di Kota Manado. Itu dibangun di atas pondasi toleransi. “Melalui momentum Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini mari kita jadikan Kota Manado sebagai rumah besar kita bersama, rumah bagi persatuan dalam keragaman. Karena torang semua basudara, torang semua ciptaan Tuhan, sehingga torang hidup baku-baku bae, baku-baku sayang,” kunci Walikota dua periode itu.(fiena/*)


Komentar