AJI Manado dan TEMPO Gelar Pelatihan Kolaborasi Investigasi


Manado, MS

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado bekerjasama dengan TEMPO Institute berkolaborasi menggelar Workshop dan Coach Clinic Investigasi bertempat di Hotel Gran Puri Manado, Senin (13/5) kemarin.

 

Pemateri dari TEMPO Institute Felix Lamury dari tampil perdana, mengulas tentang Proram Fellowship TEMPO yang melakukan investigasi terkait sejumlah isu seperti pelanggaran HAM, human trafficking, korupsi, sumber daya alam, dan kriminalitas.

 

“Program investigasi ini merupakan kolaborasi TEMPO dengan beberapa pihak,” katanya.

 

Selanjutnya, uraian tentang apa itu liputan investigasi serta berbagai kendalanya disampaikan. Seperti,  biaya yang mahal, waktu yang lama, serta resiko hukum.

 

Menurut dia, peserta yang lolos dalam fellowship akan didampingi oleh mentor dari TEMPO.

 

Pada sesi kedua, Ketua Majelis Etik AJI Manado dan pegiat sosial Jull Takaliuang menginventarisir isu-isu lokal di Sulut yang terkait dengan tema besar liputan investigasi TEMPO.

 

Isu-isu itu antara lain polemik pertambangan liar, ekspansi perusahaan sawit, pencurian ikan, perdagangan manusia, masalah perbatasan,serta kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

 

“Dari isu-isu lokal ini diharapkan kawan-kawan bisa merumuskan tema liputan investigasi,” ujar Ikanubun.

 

Di bagian akhir, Mustafa Silalahi atau yang akrab disapa Moses ini memberikan trik liputan investigasi, serta bagaimana menyusun outline liputan.

 

Kegiatan ini diikuti sedikitnya 40 jurnalis dari Manado, Tomohon, Minahasa, Sitaro, dan Kotamobagu, serta pegiat pers mahasiswa.(devy kumaat)


Komentar