PERTUMBUHAN EKONOMI BOLMUT BERGERAK NAIK

Pontoh: Indikatornya Keuangan Daerah 2 Kali Raih WTP


Kaidipang, MS

 

Walaupun sejumlah masyarakat masih mengeluhkan adanya roda perputaran ekonomi yang dinilai sulit, namun tidak demikian dengan bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Depri Pontoh. Menurut orang nomor satu di Bolmut ini jika ada trend positif capaian perekonomian yang ada di daerah ini. “Angka ketergantungan turun dari angka 61,35 persen menjadi 61,20 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebelumnya 63,67 poin naik menjadi 65,60 poin. Sementara pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan moneter global berada pada angka 5,80 persen naik sebesar 6,29 persen,” pungkas bupati belum lama ini

 

Lanjutnya, tingkat pengangguran terbuka sebesar 5,97 persen berhasil ditekan ke angka 4,71 persen. Tingkat kemiskinan sebesar 9,61 persen turun menjadi 8,89 persen.

 

“Di bidang pengelolaan keuangan daerah, Kabupaten Bolmut dua kali berturut-turut memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI serta prestasi lainnya baik di tingkat Provinsi maupun Nasional ,” urainya.

 

Ia menjelaskan perihal arah proritas pembangunan Kabupaten Bolmut di Tahun 2019 yang merupakan tahun pertama bagi perangkat daerah di periode pembangunan jangka menengah Tahun 2019-2023, di antaranya menurunkan angka kemiskinan dengan menurunkan beban pengeluaran keluarga miskin dan pemenuhan standar pelayanan minimal sarana prasarana sekolah.

 

Sementara itu wakil ketua Dewan Kabupaten (Dekab) Bolmut Abdul Eba Nani, menyampaikan jika Pemkab Bolmut harus jeli lagi dalam melihat berbagai potensi yang ada. Sebab menurut Eba jika ketergantungan perekonomian masyarakat masih sangat tergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

 

“Kita harus akui jika Bolmut memiliki potensi kekayaan alam yang memadai, namun sayangnya belum dapat dikelola dengan baik, baik oleh Pemkab Bolmut maupun oleh pihak investor,” terang Eba yang juga politisi PAN Bolmut ini. (Nanang Kasim)


Komentar