Wacana Menteri dari Milenial, Putri Langowan Berpeluang


WACANA kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan diisi oleh generasi muda atau kalangan milenial mencuat. Itu setelah pertemuan antara Jokowi dengan tim TKN. Pihak Istana mengatakan wacana tersebut sebagai upaya Jokowi untuk melakukan regenerasi dalam mempersiapkan generasi muda.

"Kita berharap juga legacy itu menjadi penting, itu bisa menjadi bagian daripada langkah-langkah beliau untuk mempersiapkan generasi muda," ujar Staf Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin, Senin (13/5).

Menurut Ngabalin, wacana tersebut menjadi otoritas penuh dari Jokowi. Aturan juga akan disiapkan terkait kabinet diisi milenial. "Itu namanya wacana, tapi semua kewenangan dan otoritas itu ada pada Bapak Presiden, beliau yang lebih tahu dan beliau yang pasti lebih menimbang. Bahwa hari ini generasi milenial itu kemudian menjadi seksi ya namanya juga wacana, tapi kewenangan itu ada pada hak perogratif presiden," kata dia.

"Ya pasti ada aturannya yang pasti beliau siapkan. Tapi tentu harus yang bisa memenuhi ketentuan-ketentuan hukum dan perundang-undangan, kapasitas, kemampuan intelektual, bisa untuk dan atas nama presiden menjadi pembantu, bisa bekerja dengan baik, bisa melayani masyarakat dan seterusnya," imbuhnya.

Isu soal menteri berusia muda di Kabinet Jokowi sempat diutarakan Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Johnny G Plate. Dalam pertemuan di Menteng lalu itu, ia menyebut ada pembahasan soal regenerasi kepemimpinan para menteri atau calon menteri dari tokoh-tokoh muda. "Dibicarakan bagaimana regenerasi kepemimpinan para menteri atau calon menteri yang masih segar-segar, tokoh-tokoh muda untuk melibatkan ke dalamnya. Tapi kami tidak ngomong soal bagi-bagi kekuasaan," kata Johnny.

Meski begitu, Johnny menyebut belum ada kandidat nama menteri-menteri milenial yang disebutkan Jokowi. Koalisi Jokowi disebut menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi mengenai siapa saja yang akan mengisi kabinet di periode kedua nanti. "Nama anggota kabinet belum dibicarakan secara detail. Gambaran umum saja. Koalisi TKN memegang prinsip ‘presidential prerogative rights’ dalam sistem presidensial yang kita anuti. Mudah-mudahan ada menteri dari kalangan muda," ucap Johnny, terpisah.

Wacana menteri dari kalangan milenial, cukup menyedot perhatian masyarakat. Sejumlah nama mencuat. Misalnya politisi yang juga Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie. Selain Grace ada juga Tsamara Amany. Selain mereka, terdapat Jubir Milenial Jokowi yakni Rayla KusRorong. Aktifis perempuan berdarah Langowan Sulawesi Utara (Sulut), ini merupakan dosen hubungan internasional di Universitas Bung Karno.(dtc/tim ms)


Komentar