Bea Cukai Manado-Insan Pers Sulut Perkuat Silaturahmi

Gelar Ngabuburit dan Bukber Bersama


Manado, MS

‘Sayap’ silaturahmi Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC), terus melebar. Bulan suci Ramadhan menjadi momentum penting perekat kebersamaan.

Hal itu terpancar saat gelaran Press Gathering yang dirangkaikan dengan Ngabuburit dan Buka Bersama (Bukber) yang diinisiasi Kantor Bea Cukai Manado bersama insar pers se-Sulawesi Utara (Sulut) di Kantor Bea Cukai Manado, Selasa (14/5).

Saat membuka kegiatan, Kepala Kantor Bea Cukai Manado Nyoman Adhi Suryadnyana mengakui, media merupakan terompet informasi ke masyarakat. Keberadaan media sangat urgen. Tanpa media, kata Nyoman, Bea Cukai tidak ada apa apanya. “Semua yang pihak kami lakukan, medialah yang memberi dampak. Artinya, media menjadi jembatan agar masyarakat bisa mengetahui fungsi Bea Cukai,” ungkap Nyoman.

Ia menambahkan, tugas bea cukai mengamankan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan lalu lintas baramg masuk (impor) dan yang keluar (ekspor) Indonesia. Selain itu, pungutan bea masuk, bea keluar, cukai serta pungutan negara lainnya berdasarkan peraturan perundang undangan yang berlaku. “Kami berharap setiap keberhasilan yang kami dapat saat ini, juga menjadi milik seluruh masyarakat Indonesia khususnya Sulut. Sebab, apa yang kami lakukan, kami harap bisa berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, terkait keberhasilan yang dicapai dengan ‘melegalkan’ minuman tradisional masyarakat Nyiur Melambai yakni ‘Cap Tikus’ yang kini dilengkapi cukai sehingga menjadi ole-ole yang legal, diharapkannya, semakin menopang perekonomian masyarakat dan petani di Sulut. “Dengan harapan Manado akan semakin maju. Kami sangat berterima kasih atas perhatian semua media di Sulut yang terus mendukung kami,” kunci Nyoman. (yaziin solichin)


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Sponsors