Incar Pilwako Manado, PDIP, Golkar, Demokrat, PKS ‘Pasang Kuda-Kuda’


Manado, MS

Persaingan menuju panggung politik Pemilihan Walikota (Pilwako) Manado tahun 2020 dipastikan ketat. Manuver berebut kendaraan partai politik (parpol) mulai nampak. Partai politik (parpol) sekelas PDIP, Golkar dan Demokrat jadi incaran.

Diprediksi, kubu Moncong Putih sebagai pendulang suara dominan di Pemilihan Legislatif (Pileg) akan dibanjiri peminat. Namun, kader internal dinilai punya peluang lebih besar.

"Dapat dilihat saat pileg April lalu, kami menampung suara terbanyak.

Lepas dari itu, potensi ke pilwako bukan mustahil kader moncong putih

lebih berpeluang," kata politisi PDIP Manado Hengky Kawalo, Rabu (15/5)

kemarin.

Lanjut dia, arah kesitu amat memungkinkan. Namun keputusan partai

dengan mekanisme yang ada harus jadi patokan. Kawalo tak mau mendahului penetapan partainya kedepan. Apalagi tahapan penyelenggaraan belum digulir Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Tetap bersabar. Yang pasti kami sebagai kader sangat mendukung penuh," tuturnya.

Di sisi lain, kubu Partai Golkar dikabarkan mulai pasang target. Demikian pula di Partai Demokrat. Strategi menghadirkan perwakilan di gerbong birokrasi Kota Manado seperti masa pemerintahan saat ini nampak jadi incaran.

"Intinya kita siap bertarung mempertahankan posisi partai," beber salah satu petinggi Demokrat Manado.

Tak ketinggalan juga Partai Kebangkitan Sosial (PKS) yang turut menyentil. Itu menyusul isyarat yang ditunjukkan Ketua DPW PKS Sulut Syarifuddin Saafa. Sinyal untuk terjun ke medan pertarungan Piwako Manado menguat.

Sukses sebagai pemilik kursi DPRD Manado tiga periode jadi modal besar bagi Syarifuddin. Jika dapat diusung maju nanti, tag line Manado Baru siap dijadikan visi misi.

"Itu paparan judul saya jika maju," ungkapnya sembari senyum penuh

arti. (devy kumaat)


Komentar