Panitia Konferensi Teologi Live Giving Agriculture Asia Matangkan Persiapan


Tondano, MS

Persiapan pelaksanaan Konferensi Teologi Live Giving Agriculture Asia di Kabupaten Minahasa Oktober mendatang, terus dimatangkan. Berbagai persiapan dalam rangka menyukseskan iven religius bertaraf internasional itu mulai dirampungkan.

Seperti terlihat saat panitia melakukan rapat persiapan di ruang sidang kantor Bupati Minahasa, Rabu (15/5) kemarin. Pertemuan ini membahas dukungan teknis panitia lokal, seperti apa yang akan dipersiapkan tiap seksi dalam  pelaksanaan konferensi yang akan diprakarsai Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI).

Ketua Harian Panitia Pdt. Toni Kaunang, STh, MM memaparkan pembukaan  acara direncanakan berlangsung di Gedung Wale Ne Tou Minahasa pada tanggal 10 Oktober 2019, dan untuk konferensi pada 11 dan 12 Oktober. "Kemudian pada tanggal 13 Oktober peserta akan dibagi ke jemaat atau gereja-gereja untuk memimpin ibadah," jelasnya.

Adapun peserta acara akan dihadiri sekitar 12 sampai 15 negara dan peserta dari seluruh Indonesia. "Intinya kegiatan ini akan menggumuli tentang kehidupan alam, tentang pertanian yang selaras dengan alam (pertanian organik) dalam rangka gereja mencermati bahwa mahkluk hidup di bumi ini sedang terancam oleh racun," kata Kaunang.

Ditambahkan Sekretaris Umum Panitia, Pdt. Welly Pondaag STh, kegiatan ini juga akan membahas bagaimana cara dan tindakan untuk penyelamatan terhadap makhluk hidup dari bahan kimia yang merusak lingkungan. "Banyak produksi pertanian yang sudah tersentuh dengan bahan kimia. Saat ini sebagian besar Eropa tidak lagi menggunakan bahan kimia. Indonesia banyak menggunakan pupuk kimia yang menyebabkan bahan alami kita tidak bisa di ekspor," tandasnya.

Kepada panitia, Welly meminta untuk menyiapkan produk organik dari gereja-gereja akan dibawa untuk dipamerkan. "Marilah kita saling menopang guna suksesnya acara ini" ucapnya.

Acara ini dihadiri pula oleh Bendahara Panitia Sym Meity Tjandra Lantang serta seluruh panitia kegiatan. (jackson kewas)


Komentar