Kasus ASN Coblos 2 Kali Tersendat, Bawaslu Minsel Bungkam


Amurang, MS

Kasus dugaan pelanggaran pemilu yang menyeret keterlibatan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) berujung polemik. Aroma kejanggalan terendus pasca dihentikannya proses hukum perkara tersebut.

Teranyar, nada miring yang menyasar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Minsel bersama lintas institusi penegak hukum yang tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu), tak digubris. Pihak Bawaslu selaku lembaga yang berkewenangan memproses laporan pelanggaran pemilu terkesan memilih bungkam.

Itu setelah upaya konfirmasi yang dilayangkan terhadap pihak Bawaslu gagal. Konfirmasi melalui handphone seluler pun tak direspon. Ketua Bawaslu Minsel Eva Keintjem terkesan memilih tutup mulut.

Dari informasi yang berhasil dirangkum, pihak Gakumdu diduga telah menghentikan kasus dugaan pidana pemilu yang melibatkan seorang ASN dan seorang warga Desa Suluun, tanpa alasan. Hal inipun membuat para pelapor berang dan siap akan menindaklanjuti dengan melaporkan ke tingkat Bawaslu Provinsi dan Polda Sulut.

Else Sumual yang merupakan pelapor dalam kasus tersebut merasakan adanya kejanggalan setelah kasus tersebut sudah dihentikan tanpa alasan pasti. Apalagi bukti-bukti yang pihaknya sertakan dinilai sudah lebih dari cukup.

"Alasan apa sampai kasus tersebut ditutup atau dihentikan, kalau kurang bukti, bukti yang kami berikan sudah memenuhi unsur dugaan pidana. Bahkan Kapolres saat 17 April datang langsung ke TPS 1 Suluun 3," jelasnya.

Dirinya menduga ada permainan dengan kasus tersebut. Apalagi pihak Bawaslu enggan memberikan keterangan terkait perkembangan kasus dugaan pelanggaran pidana pemilu, dengan mencoblos dua kali oleh dua orang warga di TPS berbeda. "Kami akan tempuh sampai dimanapun, ke pihak Bawaslu Provinsi dan juga ke Polda Sulut. Karena kami curiga ada permainan terkait kasus tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Minsel Eva Keintjem yang berusaha dikonfirmasi lewat telepon genggam tidak menjawab meski ponsel yang bersangkutan dalam keadaan aktif.(Serma)


Komentar