PAD ‘Jongkok’, Tuange Minta Kepala SKPD Cerdas Berkreasi


Melonguane, MS

Target pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kepulauan Talaud memasuki 1 semester masih jauh dari harapan. Pasalnya, hingga bulan Mei PAD masih di angka 15 persen.

"Kalau bicara 1 semester paling tidak PAD kita harus disekitar 51 hingga 55 persen. Ini sudah mau sampai di 1 semester PAD kita baru 15 persen. Ini sebetulnya sebuah tanda awas bagi kita Kabupaten Talaud dari sisi pencapaian PAD ini," tegas Plt Bupati Kepulauan Talaud Petrus Simon Tuange saat memimpin rapat di kantor Bupati, Selasa (21/5).

Dikatakannya, dilihat dari hasil pajak dari target 8,8 Miliar dengan capaian cuma 1,1 Miliar atau 12 persen ini jauh dari harapan. Karena itu mari kita pacu. "Kita berharap  masing-masing SKPD selaku pengguna anggaran mampu mengatasi permasalahan internal yang ada di SKPD.  Jangan nanti bupati yang berpikir terkait hal ini. Anda semua dilantik ditempatkan pada posisi itu untuk bertugas, bekerja. Berarti segala permasalahan  internal saya yakin anda semua mampu  mengatasinya. Kecuali ada hal-hal yang sifatnya sangat prinsip butuh kebijakan pimpinan daerah itu berarti harus ke kita. Tetapi sepanjang itu masih pada tataran  dari pada pengguna anggaran kita pikir harus cerdas berkreasi bagaimana PAD ini bisa masuk," katanya.

Disamping itu, Tuange menyampaikan bahwa ada temuan BPK pada beberapa SKPD. Diantaranya, Bonggol karcis sebagai media memungut retribusi lebih besar dari pada jumlah setoran yang ada di bank penerima. "Artinya, lembaran karcis sudaj keluar lebih besar dari pada uang yang di setor. Tolong Kepala dinasnya harus mengevaluasi dan juga mengawasi bawahannya sehingga tidak ada bias," tambahnya.(jos tumimbang)


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Sponsors