JS Beber Capaian Keberhasilan dan Kritik

Semarak Peringatan HUT Kabupaten Mitra ke-12


Laporan : RECKY KOROMPIS

Nuansa syukur menyelimuti pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Perjalanan 12 tahun sebagai wilayah administratif, daerah berjuluk Patokan Esa itu kini telah berdiri kian kokoh. Sederet capaian keberhasilan dibeber Bupati James Sumendap (JS) di puncak perayaan HUT Mitra ke-12, Kamis (23/5) kemarin. Namun tak ditampiknya pula rentetan kritik membangun yang selama ini dilayangkan ke pemerintah.

 

Peringatan HUT Kabupaten Mitra ke-12 dilakukan melalui Sidang Paripurna Istimewa DPRD. Dalam syukuran tersebut Bupati JS menguraikan sejumlah keberhasilan daerah yang dipimpinnya selang setahun berjalan. Namun begitu, kritikan juga tak lepas dilayangkan kepada pihak pemerintah yang berwenang di Bumi Patokan Esa.

Menurutnya ada banyak dinamik yang terjadi selang setahun ini. Hal paling menonjol dikatakannya, terkait pelarangan penggunaan air kemasan sekali pakai, yang diberlakukan diseluruh daerah Mitra.

"Ini hal luar biasa karena turut didukung masyarakat Mitra yang memang sudah mengerti dampak dari penggunaan sampah plastik, apalagi hanya sekali pakai. Dari Pangu sampai Ratatotok, Bentenan sampai Suhuyon, tak lagi menggunakan air kemasan sekali pakai," ungkap JS dalam sambutannya dihadapan para anggota DPRD, undangan dari kabupaten/kota serta tokoh penting lainnya Se-Sulut.

Menurutnya, kedepan Mitra akan ada sejumlah hal lagi dalam menekan penggunaan sampah plastik. "Nantinya semua (plastik, red) akan dihilangkan. Sebab ini pun sudah menjadi masalah global dan menekan penggunaan plastik sudah berlaku di negara lain," tukasnya.

Dia pun mengkritisi kinerja pihak statistik terkait pendataan warganya di lapangan. Dimana ditemukan daerah Mitra menjadi kedua termiskin di sulut, namun dinilainya hal tersebut tak ditunjang dengan data yang konkrit.

"Dan saya tidak yakin dengan data tersebut. Kami tidak miskin. Semua bisa dilihat dari kebutuhan hidup dari masyarakat yang ada. Saya menghargai kinerja mereka (pihak statistik). Tapi sistem yang mereka bangun sangat diragukan," ujar JS.

Dia mencontohkan, jumlah penduduk Mitra yang tak sesuai dengan data Badan Pusat Statistik (BPS). "Misalkan saja, 119 ribu jiwa di Kabupaten Mitra namun pihak BPS mendata hanya sebanyak 105 ribu jiwa. Itu yang buat Kabupaten Mitra ada dibawah rata-rata terkait kemiskinan. Dan jika nanti BPS turun lapangan, harus didampingi Pemkab Mitra," bebernya.

Terkait pengelolaan keuangan daerah, dirinya pun berharap akan dapat mempertahankan opini positif dari pihak auditor. "Tapi dibalik semua itu disini (Mitra, red) telah melaksanakan pengelolaan keuangan dengan transparan. Pelaporannya dilakukan ditiap gereja, mesjid pada setiap minggunya. Kami juga membuka layanan laporan penyimpangan pengelolaan dan akan segera ditindak lanjuti.

Sedangkan JS menyatakan, saat ini Mitra telah menapaki 12 tahun, yang merupakan peristiwa yang luar biasa. "Diusia remaja ini, umur ini umur remaja akan dapat menentukan arah dan tujuan Kabupaten Mitra. Pembangunan infrastruktur pedesaan dan perkebunan akan tetap dilanjutkan untuk membuka perekonomian masyarakat," katanya.

Keberhasilan Mitra dijelaskannya tak lepas dari kepedulian pemerintah pusat. "Untuk itu, warga Mitra telah menyampaikan terima kasih kepada Pak Jokowi dengan memperoleh suara sebanyak 79 persen di Pilpres. "Ini semua karena kebersamaan kedewasaan dalam mempertimbangkan dari sudut keberhasilan seorang pemimpin. Hal ini juga tak lepas dari dukungan pemerintah provinsi baik pak gubernur maupun wakil gubernur," jelas JS sambil melirik ke arah Wakil Gubernur Steven Kandouw yang hadir mewakili gubernur, di Sport Hall Kantor Bupati, Kelurahan Wawali Pasan Ratahan, kemarin.

Ia pun memberikan apresiasi kepada pihaknya penyelenggara dan pengawas pemilihan umum, yang telah menyelenggarakan pesta demokrasi rakyat in idengan baik. Dimana tak ada perihal keberatan yang mengindikasikan mempengaruhi perolehan suara sampai dengan tak adanya pemilihan ulang. "Intinya, Kabupaten Mitra mensyukuri proses pemilu berjalan dengan baik," tukas JS.

Dipenghujung kalimat, JS berencana membangun tugu kebersamaan di jalur protokol Kabupaten Mitra. "Ini nantinya menjadi monumental, bahwa sejak sebelum Mitra ada, semua kami adalah ciptaan Tuhan," pungkas JS seraya mengucapkan selamat HUT Mitra XII. (***)


Komentar