Jelang Lebaran, Ketersediaan LPG Diawasi


Airmadidi, MS

Menjelang hari raya umat muslim Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) akan melakukan operasi pasar untuk mengecek sekaligus mengamankan stok Liquid Petroleum Gas (LPG) 3 kg. 

 

Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi antar Pemkab dengan pihak PT Pertamina dan sejumlah agen LPG. Dalam rakor ini diputuskan pihak Pemkab bersama Pertamina, Dinas Perdagangan, agen dan para camat akan turun melakukan sidak ke pangkalan-pangkalan mengecek langsung untuk mengantisipasi menghilangnya tabung LPG 3 kg di lapangan jelang atau pada masa puasa dan lebaran nanti.

 

“Kami akan turun melakukan pengecekan bersama pihak terkait, sehingga ketika ada temuan nanti langsung ditindaklanjuti. Untuk jadwal akan dikoordinasikan dengan pimpinan,” ungkap Kabag Perekonomian Setdakab Minut, Geby Musiran.

 

Hal ini juga dibenarkan oleh Sales Eksekutif Pertamina Parrama Ramadhan. Menurut Ramadhan, untuk Minut di tahun 2019 telah ditetapkan kuota sebesar 7100 ton gas dengan asumsi 174 ribu tabung per bulan. “Khusus menghadapi bulan Ramadhan 1440 Hijriah ini, pihaknya (Pertamina) menambah stok sebesar 8% dari stok normal yaitu 174 tabung. Hal ini untuk mengantisipasi lompatan permintaan saat menghadapi lebaran,” terang Ramadhan.

 

Lanjut dikatakannya, saat sidak dilakukan jika terdapat temuan pangkalan LPG melakukan pelanggaran menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), dijual ke pihak lain ataupun melakukan penumpukan untuk keuntungan pribadi pangkalan tersebut akan dikenakan skorsing yang bisa berakhir dengan penutupan operasi. “Stok untuk bulan Ramadhan ini telah tersedia, tinggal penyalurannya kita akan awasi bersama,” tutur Ramadhan.(risky adrian)


Komentar