Dugaan Pemukulan Terhadap Anggota Komudo, Oknum ASN Diradar Pemkot


Manado, MS

Posisi oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga melakukan kekerasan terhadap salah satu artis di Kota Manado, ‘rawan’. Teranyar, perkara dugaan pemukulan yang dilakukan salah satu abdi negara di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Manado itu, telah diketahui Walikota GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota (Wawali) Mor D Bastiaan.

Informasi tersebut langsung disampaikan anggota DPRD Manado Anita de Blouwe, saat rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tahun Anggaran (TA) 2018.

Hal tersebut diakui Anita de Blouwe. Menurut dia, oknum ASN yang bertugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Manado itu, harus mendapat perhatian dari pemerintah kota. “Atas ketidaksadarannya, tindakan tertentu perlu dipertimbangkan serius atas perbuatannya,” ungkap de Blouwe, Senin (27/5) kemarin.

“Perkara ini sudah masuk ke rana hukum karena sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. Kini, tinggal menunggu tindakan dari Pemkot Manado berdasarkan status pekerjaannya,” sambung dia.

Politisi vokal DPRD Kota Manado itu menambahkan, yang menjadi korban pemukulan yakni Jane Maringka. Dia terdaftar dalam Komunitas Musik Manado (Komudo). Menurut de Blouwe, Komudo terdaftar resmi pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Manado.

Menyikapi persoalan ini, Wawali Mor D Bastian angkat bicara. Dalam prosesnya, kata dia, sudah seperlunya diambil tindakan sesuai norma pemerintahan. Wawali Mor pun meminta pihak yang dirugikan dalam hal  ini Komudo untuk tetap mengikuti mekanisme. Salah satunya membawa surat resmi. “Dengan memasukkan surat, itu merupakan aturan yang baik sehingga nanti langkah-langkah selanjutnya diambil sepadan. Kita turuti birokrasi yang ada, jika sudah masuk akan berjalan dan diproses,” ungkapnya.(devy kumaat)


Komentar