Minus Hadir Pembahasan, SKPD Disorot DPRD


Manado, MS

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado dr Richard Sualang menyorot ketidakhadiran sejumlah Satuan Perakngkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, pembahasan bersama dalam rangka Paripurna Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) walikota Manado 2018.

 

Menurutnya, koordinasi dalam rangka pembahasan di tingkatkan dalam menambah prestasi bagi Kota Manado. Selain dalam Panitia Khusus (Pansus) Revisi Pajak, menyoroti ketika diskusi soal Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang turut diikuti dimana, akurasi data sangat tinggi dan mutlak diperlukan.

 

“Jangan seolah-olah legislatif diberdayakan eksekutif berdasarkan ketidakhdiran tersebut,” sorotnya, Senin (27/5).

 

Tambahnya, ini juga penyampaian yang selayaknya disampaikan legislator sebagai tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) dengan kunci utama memegang aturannya. Kendati, oleh kebanyakan masyarakat diartikan agak berbeda.

 

Meski begitu, dirinya telah meminta kepada Walikota dan Wakil Walikota Manado untuk memberikan penghargaan kepada SKPD yang maksimal bekerja dan kooperatif.

 

“Jika malas diberikan sanksi agar mereka terpacu memberikan perubahan-perubahan dalam struktur wajah Kota Manado, karena itu jadi harapan serempak bersama,” pungkasnya.

 

Ketua Pansus Revisi Pajak Daerah Lily Binti, menerangkan langkah pembahasan bersama sejumlah SKPD, terlebih untuk akurasi data yang diminta, dinilai masih tak maksimal oleh Pansus di DPRD Manado. Tak lengkapnya data dimaksud, sudah turut dilontarkan,

 

Disampaikan Binti, saat Paripurna LKPJ walikota Manado 2018, kalau terhambatnya itu akibat sinkronisasi data belum maksimal.

 

“Lebih lanjut belum bisa kami simpulkan berdasarkan data karena ketika memulai pembahasan kurang lengkap. Keseriusan disini jadi alasannya,” kata Binti.

 

Lanjut dia, setiap keadaan tersebut diharapkan menjadi perhatian karena akan mencocokan sebagai bukti pertanggungjawaban ke masyarakat. Dan itu selalu mereka jumpai saat di lapangan.

 

“Ini pula harus diseriusi dengan menghasilkan pembahasan yang baik,” imbuhnya. (devy kumaat)

 

 


Komentar