ASN Diwarning Soal Cuti Bersama


Ratahan, MS

Liburan panjang aparat pemerintahan, Aparatur Sipil Negara (ASN), terkait Idul Fitri, sudah tak lama lagi. Namun, adanya libur sehari terkait Hari Kenaikan Yesus Kristus, menjadi warning pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra).

Alasannya, usai libur sehari tersebut, Kamis (30/5), masih ada sehari lagi untuk para ASN masuk kantor. Bahkan, pihak pemkab menegaskan pada keesokan harinya, Sabtu (1/6), akan ada agenda nasiona lagi yakni Hari Lahirnya Pancasila yang akan dilakukan dengan Upacara Bendera.

Hal ini menindaklanjuti edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB), terkait penetapan cuti bersama menjelang hari Raya Idul Fitri.

Pemkab Mitra melalui Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), memberi warning bagi para ASN agar tak menambah hari libur, setelah Kamis (30/5), besok.

"Hari Kamis (besok) tanggal merah, tapi bukan berarti langsung dilanjutkan dengan cuti bersama Idul Fitri. Sebab, kami baru menerima edaran dari KemenpanRB, hari Jumat tanggal 31 Mei tetap masuk kerja seperti hari-hari biasa," ungkap Kepala BKPSDM Sartje Taogan, kemarin.

“Dan khusus tanggal 1 Juni selurruh ASN maupun honorer diwajibkan untuk masuk, karena itu bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. Semua harus hadir, tanpa terkecuali,” sambung Taogan tegas.

Jikapun tak diindahkan, pihaknya akan mengambil langkah tegas mengingat ada sanksi yang menanti jika tak mengikuti aturan yang diberlakukan. "Jadi kami berharap ini menjadi perhatian bagi seluruh ASN dan THL harus hadir selepas hari raya Kenaikan Yesus Kristus, Jumat nanti dan Sabtu, dalam upacara Hari Lahirnya Pancasila ini,” tukasnya.

Menurut Taogan, akan ada ada absensi khusus pada hari-hari tersebut. “Jadi pasti ketahuan siapa yang tak hadir. Kami pastikan ada sangsi tegas terkait kedesiplinan ASN dan THL (honorer, red) dan tentu akan berpengaruh terhadap e-kinerja masing-masing ASN," tegasnya mengingatkan. (recky korompis)


Komentar