Sabet Emas, Pesilat Sulut Raih Bonus dari Gubernur


PRESTASI gemilang kembali ditorehkan atlet Sulawesi Utara (Sulut) di ajang olahraga level internasional. Adalah Abdul Malik. Pesilat jebolan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Sulut itu, sukses menggondol medali emas di Asian Games (AG) ke XVIII 2018.

Olaharagawan asal Kota Bitung itu berhasil menumbangkan pesilat asal Malaysia, Muhammad Faizul M Nasir di partai final Men’s Class B, 50kg-55kg. Tak tanggung-tanggung, Abdul menang dengan skor telak 5-0 dalam pertarungan tiga ronde yang digelar di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia (TMII) Jakarta Timur, Senin (27/8) kemarin.

Kejayaan pesilat berusia 21 tahun itu pun langsung mendapat apresiasi dari Gubernur Sulut, Olly Dondokambey. Tak hanya diberi ucapan selamat, atlet berprestasi asal Sulut itu juga akan diganjar dengan bonus.

Abdul dinilai telah mengharumkan nama bangsa dan citra Nyiur Melambai. Isyarat pemberian bentuk penghargaan itu diungkap Olly, kepada awak media, ketika ditemui di lobi kantor Gubernur, Senin (27/8/ kemarin.

Bonus yang akan diberi berupa uang. “Pastinya ada bonus Pemprov bagi atlet Sulut yang berprestasi di Asian Games. Bonus dalam bentuk uang. Kalau medali emas, minimal Rp100 juta," ungkapnya sambil tersenyum.

Pun begitu, bonus hanya diberikan kepada atlet yang akan memperkuat Sulut di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). "Tapi yang akan diberikan bonus adalah betul-betul atlet Sulut, bukan yang memperkuat kontingen lain di PON nanti," terang Ketua Umum KONI Sulut.

Abdul yang merupakan mahasiswa Fakultas ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Manado (Unima), itu pun dipastikan akan mendapat bonus melimpah atas prestasi yang digapainya.

Abdul yang meraih medali Emas akan mendapat hadiah Rp1,5  Miliar,  dari pemerintah pusat. Tak hanya itu, Abdul juga akan mendapat perumahan serta diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Abdul sendiri melengkapi kedigdayaan Indonesia di cabang olahraga pencak Silat di Asian Games (AG) ke XVIII 2018 di Jakarta-Palembang. Itu menyusul raihan medali Emas yang diperolehnya merupakan torehan emas ke-8 dari cabang seni bela diri tradisional untuk Indonesia. (sonny dinar)


Komentar


Sponsors

Sponsors