FP dan DHR Bersaing Dampingi MEP di Pilkada 2020


Amurang, MS

Bursa papan dua Partai Golkar di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa Selatan (Minsel) tahun 2020 mendatang kans ramai. Persaingan panas diprediksi tersaji dari kalangan birokrat. Dua nama mencuat, yakni Frangky Pasla (FP) dan Danny Henok Rindengan (DHR).

 

Arus dukungan untuk dua figur ini terus mengalir deras untuk mendampingi bakal calon bupati yang berpeluang besar diusung Beringin, Michaela Elsiana Paruntu (MEP). Teranyar, dukungan kepada FP yang adalah Kepala Dinas Pertanian dan juga Ketua Karang Taruna Minsel terus berdatangan. Kali ini, datang dari sejumlah Tokoh Masyarakat (Tokmas) Amurang Raya.

Ketua LSM Gerakan Muda Pembaruan Rakyat (Gempar) Minsrl Jantje Jhosepus kepada koran ini, Senin (17/6) kemarin mengatakan, bahwa dirinya sangat mendukung jika Bapak Frangky Pasla maju mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Bupati Minsel dan berpasangan dengan MEP. Pasalnya, selain masih sangat muda MEP-FP pasti akan sangat ideal jika berpasangan. "MEP masih sangat muda dan cekatan, dan FP juga muda, tentunya duet ini akan sangat menarik jika MEP dan FP berpasangan nantinya pada Pilbup 2020," jelas Jhosepus.

Hal senada diungkapkan Ketua LSM Barisan Muda Teguh Bersinar (BM Tenar) Minsel Wen Mononimbar. Dikatakannya, FP adalah seorang Birokrat Muda sementara MEP seorang akademisi. Dan menurutnya ini akan sangat menarik jika dipasangkan pada Pilbup akan datang. "Kami akan sangat mendukung jika MEP berpasangan dengan Frangky Pasla, karena MEP-FP sangat cocok dan layak untuk diusung oleh Partai Golkar Minsel kedepannya," ujar Mononimbar.

Sementara itu, Frangky Pasla sendiri saat ditemui terkejut dengan pernyataan sejumlah Tokmas Minsel tersebut. Bahkan dirinya saat ini fokus pada tugas yang diembannya yakni Kadis Pertanian. "Saya fokus di Dinas Pertanian, namun jika Partai mengusung dan Ketua DPD I Golkar Sulut meminta dirinya maju, sebagai bawahan dirinya sudah siap," singkat Pasla.

Di sisi lain, arus dukungan untuk DHR juga tak kalah deras. Generasi Muda Tompaso Baru Meidy Palit menilai DHR adalah sosok birokrat handal karena statusnya adalah mantan Sekda Minsel. "Jika MEP berpasangan dengan mantan Sekda Minsel DHR, masa secara otomatis merupakan duet yang Ideal dan Paripurna. Karena MEP dari Akademisi, dan DHR dari Birokrat," ungkapnya.

Dukungan serupa disampaikan Eben Header, warga Motoling Barat. Dirinya menilai sosok DHR adalah pilihan tepat untuk berpasangan dengan MEP, sebab DHR mempunyai keluarga besar di wilayah Minsel.

"Jika DHR menjadi calon Wakil Bupati, dan MEP calon Bupati dan mereka diusung oleh Partai Golkar maka ini akan sangat baik. Karena DHR mempunyai keluarga besar Rindengan-Purukan di Wilayah Minsela yakni Motoling Raya, Ranoiapo, dan juga Modoinding. Apa lagi, DHR sosok yang sangat loyal kepada atas dan sangat disiplin dalam menjalankan tugas," ujarnya.

Sementara itu, DHR saat dikonfirmasi menanggapi dengan santai. Jika MEP memanggil dan partai mengusung, dirinya mengaku siap. DHR menyebut dirinya masih sangat loyal kepada Ketua DPD I Sulut Partai Golkar Christiany Eugenia Paruntu SE.

"Sampai saat ini saya meski sudah pensiun tapi saya masih loyal kepada Ibu ketua DPD I Golkar Sulut CEP, dan kalau dipilih dirinya siap jalankan amanah tersebut. Namun intinya dirinya tetap mendukung siapapun yang akan menjadi pasangan MEP nanti," tukas Rindengan.(Serma)


Komentar