Para Hakim Didorong Ikut Seleksi Komisioner KPK


Pintu peluang untuk masuk sebagai anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terbuka. Panitia seleksi calon telah dibentuk. Para hakim pun diharap supaya ikut dalam tes menjadi komisioner.

 

Mahkamah Agung (MA) menerima panitia seleksi calon pimpinan KPK. Ketika itu, salah satu unsur dari yudikatif ada yang duduk di KPK yaitu komisioner Alexander Marwata.  "Pimpinan Mahkamah Agung (MA) telah menerima kunjungan Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 pada Senin (17/6) kemarin," kata juru bicara MA, hakim agung Andi Samsan Nganro, Selasa (17/6).

 

Dalam pertemuan itu, Pansel memberikan jaminan bahwa seleksi untuk menjaring calon pimpinan KPK akan dilakukan dengan transparan, kridebel dan independen. Pimpinan MA yang menerima Pansel KPK selain Ketua MA, Hatta Ali, juga hadir Wakil Ketua MA bidang Yudisial dan Non Yudisial serta para Ketua Kamar dan juga Andi Samsan Nganro.

 

"Oleh karena itu Pansel calon pimpinan KPK mengundang dan mengharapkan bagi kalangan hakim untuk ikut seleksi calon pimpinan KPK. Mudah-mudahan Panitia seleksi dapat menjaring calon calon potensial yang ideal," ujar Andi.

 

Ketua dan pimpinan MA menyambut baik harapan Pansel dan MA akan meneruskan kepada yang berminat. Pada seleksi calon pimpinan KPK periode 2015-2019 yang lalu. Salah seorang hakim ad hoc Tipikor yang ikut seleksi calon pimpinan KPK yakni Alexander Marwata.

"Ternyata lulus seleksi dan saat ini duduk sebagai unsur pimpinan KPK," pungkas Andi Samsan. (dtc)


Komentar