SMP 1 Langowan Wakili Sulut di PIRN-LIPI Banyuwangi


Banyuwangi, MS

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggelar Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) di Banyuwangi 24-29 Juni 2019. Kegiatan ini adalah pembinaan ilmiah remaja yang diselenggarakan sejak tahun 2001. PIRN merupakan suatu bentuk kegiatan ilmiah di lapangan terbuka yang berorientasi pada penelitian yang mencakup bidang ilmu pengetahuan sosial, ilmu pengetahuan alam, dan ilmu pengetahuan teknik (teknik rekayasa).

SMP 1 Langowan menjadi satu-satunya delegasi asal Sulut. 3 siswa siswi masing-masing Britain Sumual, Cecilia Wantania dan Seren Manaroinsong bersama guru pembimbing Alex Frangky Wantania dipilih untuk mengikuti ajang ilmiah tersebut. Menurut kepala SMP 1 Langowan Drs Djonly Sepang MM mengatakan kegiatan PIR ini, para remaja langsung dibimbing dalam pelaksanaan penelitian dan diarahkan untuk menanamkan sikap dan perilaku scientific minded, scientific curiosity, dan scientific approach. "Mereka bergabung bersama 1.000 pelajar serta guru dari 32 provinsi se-Indonesia," kata Sepang.

Di ajang ini, ribuan pelajar itu langsung dibimbing para peneliti LIPI dengan berbagai kompetensi keilmuan.

Dia berharap, PIRN menjadi inspirasi baru bagi pelajar untuk semakin menggemari ilmu pengetahuan, termasuk di dalamnya kegiatan riset/penelitian.

“Ajang ini akan memacu minat dan kemampuan remaja di bidang riset dan iptek. Remaja akan terbiasa berpikir kritis dan mencoba menemukan solusi dari masalah yang ada di sekitarnya,” tambah Alex Wantania.

Peserta PIRN dari seluruh Indonesia diajak bereksperimen mencakup bidang Ilmu Pengetahuan Sosial, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Ilmu Pengetahuan Teknik (Teknik Rekayasa) untuk siswa SMP dan SMA sederajat. Khusus untuk siswa SD, materi yang diberikan adalah robotik.

Dalam PIRN, ribuan pelajar tersebut akan melakukan penelitian di lima lokasi di Banyuwangi, yaitu Bangsring Underwater, Agro Wisata Tamansuruh, Pusat Kopi Gombengsari, Desa Adat Osing Kemrien, serta Mall Pelayanan Publik.

Secara resmi, perhelatan ilmiah bertema Generasi Sains Milenial Penggerak Kemandirian Ekonomi Daerah itu dibuka Bupati Banyuwangi Abdulah Aswar Anas pada Senin 24 Juni lalu. (emon)


Komentar