Siswa Masuk Luar Manado Pakai Jarak


Manado, MS

Persaingan anak didik untuk masuk SMP Negeri di Manado dari daerah luar didapati sangat tinggi. Jumlah sekolah yang berdiri di batas wilayah itu pun terdiri dari SMP Negeri 2, 8, 10 dan lainnya.

 

Tapi, mereka ditentukan sejumlah persyaratan , sehingga lebih diutamakan peserta didik dari Manado saja.

 

Sejumlah wilayah seperti Minut dan Minahasa saja yang diberi keleluasaan untuk terdaftar, tapi tetap tak segampang menentukan sekolah mana ingin dimasuki.

 

“Hanya sebanyak 10 persen saja calon siswa berasal dari daerah terdekat di Minut dan Minahasa bisa diakomodir,”kata Sekretaris Disdik Manado Nortje Mengko, Senin (1/7) kemarin.

 

Lanjutnya, jika jumlahnya ternyata melebihi kuota 10 persen, maka akan dilihat siapa yang paling terdekat dengan batas zonasi sekolah yang diterapkan. Mereka pun dibebankan harus bersaing hingga benar-

benar diterima.

 

Jelasnya, disini berlaku ketentuan pula, siapa rumahnya paling terdekat lebih berpeluang untuk diterima dan muncul dari sistem yang sudah ditentukan.

 

“Misalkan ada calon pelamar sekolah ke Manado sudah berjarak di atas 10 kilometer, tentu itu tidak memungkinkan,” ujarnya.

 

Terkait tahapan penyusunan zonasi atau pemetaan tersebut, Mengko menyebutkan, kalau itu dilakukan bersama dengan kepala-kepala sekolah yang kalau dihitung sudah sebanyak tiga kali selama ini.

 

Dimana, setiap kepsek menyampaikan kelurahan-kelurahan mana masuk dalam area sekolahnya.

 

Disinggung kalau ternyata masih ada juga kendala atas di lapangan sehingga menimbulkan pro dan kontra soal zonasi,

Mengko menyebutkan itu berarti terdapat kepsek yang tidak memasukkan mana daerah dalam rangka pemanfaatan pemetaan tersebut.

 

“Pastinya pengaturan sudah dibuat dan kesalahan itu perlu dimatangkan setiap kepsek,” pungkasnya. (devy kumaat)


Komentar