MANADO FIESTA, SPIRIT TOLERANSI DARI KOTA TINUTUAN


Manado, MS

Selain menyajikan atraksi memukau, makna strategis pelaksanaan Manado Fiesta 2018, yakni menonjolkan Kota Manado sebagai kota paling toleran di Indonesia.

Untuk mempertahankan klaim sebagai kota paling toleran ini, butuh sinergitas dari seluruh komponen pemerintah dan masyarakat. “Manado adalah rumah kita bersama. Manado yang toleransi dan selalu hidup rukun. Itu harus kita doakan dan kita kawal,” ungkap Walikota Manado Dr Ir Godbless Sofcar Vicky Lumentut (GSVL), Rabu (29/8).

Oleh sebab itu, Ketua Komisi Pria Kaum Bapa (P/KB) Sinode GMIM itu berharap, iven Manado Fiesta tahun ini harus sukses. “Supaya, perhatian masyarakat nasional bahkan dunia akan mengarah ke Kota Manado. Kota paling toleran dan damai,” ujarnya.

Terkait agenda yang disiapkan pemerintah dan panitia, ‘arsitek’ kemajuan di wilayah ‘jantung’ Nyiur Melambai ini mengatakan, sudah dipersiapkan dengan baik. Menurut GSVL, jika tahun lalu kegiatan Manado Fiesta hanya terjun payung, kali ini ada ketambahan atraksi pesawat di udara di atas teluk manado.

“Kemudian di laut, kita ada rangkaian kegiatan laut ada cara dari TNI AL yakni evakuasi terhadap hal-hal terjadi di laut. Di sini, TNI kita akan mempraktekkan  bagaimana melakukan evakuasi. Kemudian ada perahu naga, kemudian ada balapan katinting. Selanjutnya, ada rangkaian lomba perahu hias dari nelayan. Kita akan tampilkan di perairan Teluk Manado,” urainya.

“Ada juga kegiatan internasional paragliding. Ada beberapa negara yang sudah mendaftar yang akan ikut,” kunci GSVL.(erfiena kaawoan)


Komentar