Sejumlah Sekolah Negeri di Bunaken Memprihatinkan


Manado, MS

 

Dua gedung sekolah negeri di Pulau Bunaken, Manado, memprihatinkan. Beberapa fasilitas dalam kondisi rusak. Perhatian serius pemerintah dinanti.

 

Kondisi itu seperti yang didapati di SD Negeri 1 dan SMP Negeri 12 di daerah tersebut. Terlihat ada ruangan kelasnya membutuhkan perbaikan segera.

 

Terpantau, langit-langit di ruang kelas ada yang sudah bolong. Pintu masuk WC di sekolah rusak.

 

Hal itu disaksikan langsung anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado saat turun lapangan.

 

"Kami mendapat usulan agar diperbaiki kedua sekolah tersebut. Termasuk kebutuhan lainnya," kata Sekretaris Komisi IV DPRD Manado, Sonny Lela, Selasa (9/7) kemarin.

 

Ia mengungkapkan, pekan sebelumnya saat dengar pendapat di ruangan komisi, kondisi yang dilihat di lapangan sudah dipaparkan juga oleh kepala sekolah.

 

Seperti di SDN 1 yang menampung 92 siswa, perlu perbaikan di dinding. Sekolah yang terdapat tiga guru honor daerah (honda) tersebut, meski belum parah, cukup diwaspadai sehingga diusulkan perbaikan.

 

Sedangkan atap di SMPN 12 didapati telah kosong langit-langitnya atau tidak ada plafon sama sekali. Perbaikan pun dibutuhkan untuk tiga kelas, labolatorium IPA, Matematika, komputer dan pagar sekolah.

 

Senada disampaikan personil Komisi IV DPRD Manado lainnya, Ronny Makawata. Ditegaskan, bangunan sekolah di Pulau Bunaken tersebut, layak menjadi perhatian agar para siswa dan guru yang mengajar merasakan kenyamanan.

 

"Bangunan dari pengadaan 2016  terlihat rusak di beberapa bagian. Itu perlu masuk rehab sehingga tetap layak dipakai," pungkasnya.

 

Terlihat turut memantau di lapangan, legislator Fatma Bin Syech Abubakar, Abdul Wahid Ibrahim, Camat Bunaken Kepulauan Robert Dauhan dan lurah setempat. (devy kumaat)


Komentar