Proyek Jalan dan Talud di Tomohon Lambat, Deprov Warning BPJN XV


Manado, MS

Keluh masyarakat Kota Tomohon ditanggap wakil rakyat. Lambatnya perbaikan jalan nasional dan talud di wilayah Kakaskasen, kini disorot Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut). Balai Pelaksana Jalan Nasional XV Manado pun diwarning.

Teranyar, titik pengerjaan yang berada di sekitar jembatan Kakaskasen yang ambruk karena cuaca ekstrem beberapa waktu lalu tersebut, memicu sederet persoalan. Alasannya, jalur yang menghubungkan dua daerah Manado-Tomohon ini, sangat tinggi mobilisasinya. Barang maupun jasa setiap hari selalu melintasi poros di Kota Pendidikan itu. Fenomena penumpukan kendaraan acap kali terjadi. Ditambah lagi, rencana pelaksanaan iven bertaraf dunia yakni Tomohon International Flower Festival (TIFF) kian mendekat. Tidak tuntasnya proyek tersebut kans menghambat aktivitas masyarakat.

Sekretaris Komisi III DPRD Sulut, Eddyson Masengi menyikapi persoalan ini dengan ikut memberikan tanggapan kritis. Sekaligus memberikan peringatan kepada pihak BPJN. Ia berharap, BPJN XV Manado bisa secepatnya menangani proyek itu. “Balai jalan ini kan aneh-aneh, setengah mati kita kontrol. Selalu kita tegaskan, bahwa yang menjadi prioritas harus diperbaiki,” tegas Masengi, saat diwawancarai, Kamis (12/7).

Menurutnya, setiap proyek pasti ada tahapan penyelesaiannya. Dengan demikian harus mengacu terhadap jadwal pekerjaan itu sendiri. “Kan ada jadwal pekerjaan. Mereka (BPJN, red) itu harus sinergi dengan program-program di daerah karena ini kan juga ada di daerah. Kita hanya mengingatkan kepada Pemprov (Pemerintah Provinsi) untuk melihat hal ini,” ungkap anggota dewan provinsi (deprov) daerah pemilihan Minsel-Mitra ini.

Dirinya berharap dari kabupaten kota pula dapat terus mendorong kepada BPJN XV supaya dituntaskan. “Karena wilayah jalan semua kan di kabupaten kota. Tapi nanti kita akan ingatkan kepada mereka (BPJN, red) lagi hal ini ketika rapat bersama,” tuturnya.

Wakil Ketua DPRD Sulut, Wenny Lumentut ketika dikonfirmasi, sempat terkejut dengan proyek yang belum tuntas tersebut. Sebagai pihak legislatif yang berfungsi mengawasi, dirinya langsung meresponnya dengan meminta informasi dari pihak BPJN XV Manado. “Sudah ditanya ke pihak BPJN Manado dan mereka katakan, akan selesai akhir Juli ini. Sebelum TIFF digelar. Namun kami dewan akan tetap mengawal apa yang disampaikan BPJN dan apa yang menjadi aspirasi masyarakat ini,”  tandas politisi yang disebut-sebut calon kuat Walikota Tomohon itu.(arfin tompodung)


Komentar