GSVL Dorong Manado Fiesta Masuk Calendar Of Iven Kemenpar-RI

Topang Program Pariwisata OD-SK


Laporan: Erfiena KAAWOAN

INOVASI cerdas kembali digelontorkan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. Untuk kedua kalinya, iven Manado Fiesta disajikan Walikota Dr Ir Godbless Sofcar Vicky Lumentut dan Wakil Walikota (Wawali) Mor Dominus Bastiaan SE (GSVL-Mor). Dinilai picu pertumbuhan pariwisata Kota Manado dan Nyiur Melambai, Manado Fiesta didorong masuk sebagai iven tahunan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI.

Asa tersebut dinilai beralasan. Sebagai salah satu kota terbaik di Indonesia, pertumbuhan pariwisata di Kota Tinutuan, terus menanjak. Memiliki segudang destinasi pariwisata unggulan, Kota Manado dibidik wisatawan mancanegara dan nusantara. Belakangan, berkat manuver jitu Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Manado kembali menjadi magnet destinasi pariwisata unggulan di Indonesia.

Untuk mendorong citra pariwisata wilayah dengan julukan Kota Multidimensi ini, GSVL-Mor terus ‘melahirkan’ program-program strategis pembangunan bidang yang masuk leading sektor ini. Termasuk menyiapkan infrastruktur penunjang serta iven-iven pariwisata seperti Manado Fiesta.  

“Pada pertengahan tahun 2016 sekitar bulan Juni, Bapak Gubernur Sulut melakukan terobosan di sektor pariwisata secara luar biasa. Pak Gubernur memperjuangkan adanya penerbangan langsung dari Manado ke beberapa provinsi di Cina. Dengan terbukanya penerbangan Manado ke Cina, maka terjadi peningkatan turis yang sangat signifikan di Sulut, khususnya di Manado. Secara presentasi, hampir 1000 persen kunjungan turis di Sulut tentunya masuk keluarnya dari Kota Manado,” urai Walikota GSVL.

Terbaru, kata GSVL, Gubernur sedang merintis untuk membuka penerbangan langsung Manado ke Korea Selatan. “Upaya ini dilakukan adalah untuk menjawab salah satu kebijakan Pak Presiden Joko Widodo, dimana bagaimana kita mendorong pertumbuhan ekonomi domestik. Nah, sektor yang di dorong di Kota Manado adalah pariwisata. Program Pak Gubernur ini harus didukung,” sebut Walikota terbaik di Indonesia itu.

“Haru diakui, banyak orang yang belum kenal Kota Manado secara keseluruhan. Yang mereka kenal adalah Taman Laut Bunaken. Sesungguhnya, ada banyak potensi wisata yang ada di Sulut khususnya di Manado. Dan potensi wisata ini kami kemas dalam kegiatan Manado Fiesta yang dilaksanakan sejak tahun 2017 lalu,” tandas dia.

Ia pun mengakui, salah satu segmen penting dalam pembangunan  pariwisata di daerah adalah bagaimana masyarakat mencintai kedamaian keamanan dan kerukunan dalam bingkai kerukunan. Kota Manado telah merebut klaim tersebut. Dengan semangat ‘Torang Samua Basudara dan Torang Samua Ciptaan Tuhan’, Manado telah menjadi kota paling toleran di Indonesia. “Inilah salah satu daya tarik turis datang ke Manado selain potensi wisata laut udara dan darat. Makanya, penting juga dari pelaksanaan ini kegiatan, bagaimana kami menyuarakan semangat toleransi ini bagi masyarakat nasional bahkan internasional,” tuturnya.

“Mari torang jaga Indonesia ini dari Kota Manado, dari Sulut yang mencintai kedamaian keamanan dan kerukunan,” sambung dia.

Apresiasi pun diberikan Walikota GSVL bagi Gubernur Olly Dondokambey yang sudah menghadirkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo untuk menyaksikan iven ini.

“Komitmen bersama teman-teman dewan supaya menjadi perturan kota Manado. Dan akan di bahas dalam waktu dekat ini. kami berharap, Pak Menteri juga bisa memperjuangkan Manado Fiesta untuk menjadi calendar of iven Kemenpar,” harap dia.

Merespon usulan Walikota GSVL terkait rencana Pemkot Manado bersama DPRD untuk mem-Perdakan Manado Fiesta, Mendagri Tjahjo Kumolo menyatakan persetujuannya. Hal itu terungkap saat Mendagri Tjahjo didaulat menyampaikan sambutan. Menurutnya, iven pariwisata Manado Fiesta sejalan dengan program Nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dimana, pemerintah pusat tengah mendorong daerah, provinsi sampai kabupaten/kota untuk meningkatkan arus wisatawan asing berkunjung ke daerah. “Saya setuju jika kegiatan Manado Fiesta ini di-Perdakan. Silahkan dibahas dengan DPRD, agar nantinya iven ini bisa dilaksanakan setiap tahun,” tandas Mendagri, seraya menyampaikan terima kasih kepada Walikota GSVL dan jajarannya atas penyelenggaraan kegiatan Manado Fiesta. Menurutnya, letak Kota Manado yang strategis di bibir Pacific, mampu meningkatkan arus kunjungan wisata baik lokal maupun mancanegara. “Arus wisatawan yang masuk di Sulut sangat banyak. Sehingga, pemerintah Pak Presiden Joko Widodo, terus mengarahkan dan mendorong daerah daerah untuk berlomba-lomba menyelenggarakan iven pariwisata,” ungkapnya.(**)

 


Komentar


Sponsors

Sponsors