Bupati: RPR Dorong Ekonomi Rakyat

Disperindag Minta Warga Manfaatkan Pasar Tradisional


Amurang, MS

Miliaran rupiah digelontorkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel). Sasarannya adalah pembangunan gedung pasar rakyat. Ini dikemas dalam program Revitalisasi Pasar Rakyat (RPR).

Sederet bangunan megah akhirnya berdiri. Itu di antaranya, gedung pasar di Tareran, Pasar Poigar, Pasar Motoling, Pasar Raanan Baru dan Pasar Poopo.

Teranyar, Pemkab Minsel kembali membangun gedung pasar tradisional di Desa Mopolo, Kecamatan Ranoyapo. Pembangunan Pasar Mopolo itu akan menelan anggaran hingga Rp938 juta. “Revitalisasi Pasar Rakyat akan terus berlanjut. Target kita, semua kecamatan di Kabupaten Minsel akan memiliki gedung yang representatif untuk pasar rakyat. Saat ini, kita sementara membangun pasar rakyat di Desa Mopolo,” aku Dr Christiany Paruntu, Bupati Minsel, saat dihubungi wartawan Koran ini, Minggu (2/9) kemarin.

Menurut Tetty, sapaan akrab Bupati Minsel ini, RPR dimaksudkan untuk mensejahterakan masyarakat Minsel. Sebab, diyakininya, RPR dapat mendorong roda ekonomi kerakyatan. “RPR dorong ekonomi rakyat. Sebab, dengan berdirinya pasar di sekitar warga, aka nada pergerakan uang yang signifikan. Jadi, pergerakan uang tidak lagi terkonsentrasi di satu pasar. Harapan kita, masyarakat Minsel semakin sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pasar dan Usaha Kecil Menengah, Adrian Sumuweng menjelaskan, pembangunan sejumlah pasar di Minsel, akan sangat membantu program ekonomi kerakyatan dari pemerintah pusat. “Satu pasar saja yang bertambah, ada miliaran uang yang beredar di tempat itu. Saat ini, pasar tradisional dengan bangunan modern di Minsel, sudah cukup banyak. Mudah-mudahan, dengan dibangunnya pasar ini, gairah perdagangan di tingkat kecamatan, meningkat,” paparnya.

Untuk itu, dia mengajak seluruh warga Minsel untuk memanfaatkan pasar yang telah dibangun pemerintah. “Segera manfaatkan semua pasar yang telah dibangun pemerintah. Lebih banyak transaksi yang terjadi, maka akan lebih besar persentase peningkatan ekonomi rakyat,” tegas Sumuweng.(rul mantik)

 


Komentar