APBD-P 2019 Utamakan Pelayanan Publik


Manado, MS

Pasca disepakatinya KUA-PPAS APBD-P 2019, peningkatan ketentuan terhadap wajib dan pilihan ditegaskan jadi prioritas.

 

Anggota Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado Arthur Rahasia menyampaikan, dalam dua kewajiban tersebut selarasnya jadi pegangan pula.

 

"Misalkan pada diwajib terdapat dua yakni untuk dinas kesehatan dan pendidikan, kemudian pilihan seperti dinas catatan sipil. Nanti hasil kesepakatan kemudian penetapan nanti disinkronkan ke situ," kata Rahasia, Kamis (25/7) kemarin.

 

Lanjut dia, dalam menunjang hal tersebut sudah pula dibahas saat pertemuan dengan Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD).

 

Politisi Partai Nasdem ini pun memberikan penjelasan bahwa usaha peningkatan tersebut berdasarkan angka-angka yang terbahaskan.

 

Seperti, adanya penambahan permintaan sebesar Rp28 milyar dari Rp11 milyar sehingga secara kesuluran totalnya menjadi Rp239 milyar.

 

"Secara keseluruhan itu merupakan anggaran bagi pelayan wajib dan pilihan yang ditargetkan dicapai atau jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ingatnya.

 

Disinggung kalau keputusan yang disepakati masih akan dibahas kembali tingkat komisi, Rahasia yang terpilih kembali membenarkan.

 

Menurutnya, itu merupakan mekanisme yang harus dijalankan sebagaimana tupoksi mereka  sebagai wakil rakyat.

 

"Nantinya, usai pembahasan diharapkan mampu diimplementasikan setiap perangkat daerah agar terdorong niat-niat pencapaian untuk PAD Manado," pungkasnya. (devy kumaat)


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Daerah

Sponsors