Usai Pelantikan Legislatif, Demokrat Sulut ‘Bongkar Kursi’


Pembenahan besar-besaran kans terjadi di internal Partai Demokrat Sulawesi Utara (Sulut). Adanya sederet pimpinan pengurus partai yang belum definitif, salah satu alasan. Pasca pelantikan legislatif, ‘Bintang Mercy’ di bumi Nyiur Melambai dipastikan reshuffle.

 

Sinyal restrukturisasi ini dikuatkan pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulut, Evert E Mangindaan. Menurutnya, di internal partai memang sudah harus ada pembenahan. Di antaranya karena masih ada sejumlah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang belum definitif. Termasuk dirinya sendiri selaku pimpinan partai yang masih menjabat sebagai plt.

 

"Mesti ada pembenahan. Saya juga mesti dibenahi, masih Plt Ketua DPD. Ada juga Ketua DPC yang belum definitif," ungkap Mangindaan, baru-baru ini, saat diwawancarai dalam sebuah acara di Warong Kobong, Manado.

 

Upaya pembenahan ini akan dilakukan hingga ke pengurus paling bawah di Sulut. Langkah tersebut dengan melakukan konsolidasi semua elemen di Partai Demokrat Sulut. Pembenahan ini pun ditengarai harus dilakukan sesegera mungkin.

 

"Dari bawah (pembenahan, red), kita akan lihat. Harus cepat restrukturisasi. Dengan melakukan konsolidasi," tandasnya.

 

Ditegaskannya, anggota dewan terpilih baiknya dimasukkan dalam struktur partai. Bahkan, baginya wakil rakyat ada di jajaran pengurus sebagai sebuah keharusan. "Malah saya pikir anggota dewan harus masuk struktur," kuncinya. (arfin tompodung)


Komentar