Pangdam: Ini Refleksi Kekuatan Gotong Rorong TNI dan Rakyat

Program TMMD di Wilayah Kodim 1310 Bitung Sukses


Laporan : Aldy RORONG

PROGRAM TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Tahun 2019 di wilayah Kodim 1310/Bitung, telah usai. Sederet kegiatan, baik pengerjaan fisik maupun non fisik telah tuntas dilaksanakan oleh satuan tugas (satgas) TMMD Kodim Bitung selama satu bulan.

Apresiasi datang bersahut-sahutan. Baik dari pemerintah daerah, terutama masyarakat Kelurahan Duasudara dan sekitarnya yang menjadi pusat kegiatan TMMD. Program yang sangat menyentuh kebutuhan warga itu, resmi ditutup Kamis (8/8) kemarin, melalui upacara yang digelar di Lapangan Bola Sari Cakalang Kelurahan Madidir Ure Kecamatan Ranowulu Kota Bitung.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Tiopan Aritonang, SIP. Sementara Komandan Upacara  (Danup), Dandim 1302/Mnahasa Letkol Inf Slamet Rahardjo, SSos, MSi, dan Perwira Upacara Pabung Minut Kodim 1310/Bitung, Mayor Inf Richard Pusung.

Usai laporan Danup kepada Irup dilanjutkan Pemeriksaan Pasukan. Kemudian Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat, SSos membacakan laporan singkat Pelaksanaan Kegiatan TMMD ke-105 Kodim 1310/Bitung, dilanjutkan penandatanganan Naskah TMMD.

Dalam sambutannya, Pangdam mengaku bersyukur kegiatan TMMD ke - 105 tahun 2019 yang bertajuk  “Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat" di wilayah Bitung telah berjalan dengan tertib aman dan lancar. Itu dinilai boleh terwujud oleh karena semangat kebersamaan dan gotong royong dari Prajurit TNI dan masyarakat serta aparat terkait yang bekerja di lapangan.

“Ini merupakan  refleksi kekuatan yang sangat besar dari segenap komponen bangsa untuk membangun Indonesia. Semangat kebersamaan seperti inilah yang menjadi hakikat kemanunggalan TNI dan rakyat guna menggerakkan seluruh potensi wilayah untuk mewujudkan kekuatan Pertahanan Nasional yang kokoh,” paparnya.

“Kegiatan ini juga sejalan dengan visi pemerintah yaitu membangun Indonesia dari pinggiran. Karena program TMMD fokus pada daerah-daerah terpencil yang relatif kurang tersentuh pembangunan,” sambung Jenderal Bintang Dua itu .

Selama satu bulan penuh para prajurit TNI dan Polri telah bekerjasama sama dengan masyarakat dan komponen bangsa lainnya serta instansi pemerintah untuk menyelesaikan seluruh sasaran kegiatan.

“Kesemuanya ini dapat tercapai tentunya berkat semangat gotong royong dan kerjasama yang baik dan harmonis di antara seluruh satuan tugas instansi terkait selaku penanggung jawab keberhasilan operasi TMMD di wilayah Kodam XIII/Merdeka,” ujar jebolan Akademi Militer tahun 1986 itu.

Tak lupa Pangdam menyampaikan apresiasi yang tinggi atas hasil yang telah dicapai oleh satuan tugas TMMD beserta seluruh warga masyarakat kota Bitung dan sekitarnya. “Saya yakin keberhasilan ini tak lepas dari partisipasi aktif dan dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat serta instansi terkait," lugas Perwira Tinggi TNI kelahiran Medan Sumatera Utara.

Ia pun berharap hasil karya TMMD ke-105 akan dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan sebaik-baiknya serta bisa memberi nilai guna yang tinggi bagi masyarakat.  “Namun juga jika selama pelaksanaan TMMD terdapat perbuatan dan tutur kata maupun tingkah laku para anggota prajurit dan Bhayangkara yang tergabung dalam satuan tugas TMMD ini yang kurang tepat ataupun tidak berkenan di hati bapak dan ibu sekalian, dengan kerendahan hati saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” pinta mantan Kepala Staf Daerah Militer 1/BB itu.

"Akhirnya dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini Kamis, 8 Agustus 2019 Pukul 09.40 Wita, Tentara Manunggal Membangun Desa ke-105 tahun 2019 secara resmi saya nyatakan ditutup. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan petunjuk dan bimbingannya kepada kita sekalian, terlebih melakukan pengabdian yang terbaik bagi nusa dan bangsa," kunci mantan Pa Sahli Tingkat III Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI tersebut.

Usai upacara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti Kantor Tiga Pilar oleh Pangdam XIII/Merdeka, Penyerahan Sembako, Alat penetasan Telur dan Alat tulis secara simbolis, Atraksi Drum Band dari SMP Negeri 1 Kota Bitung, Tarian Kaka Enda dari ASN Kecamatan Ranowulu, di bawah pimpinan Camat Ranowulu, Tarian Masamper oleh para Siswa/siswi se-Kota Bitung kurang lebih 490 orang.

Kemudian Pangdam dan rombongan meninjau stand (tenda) bakti sosial yang meliputi, kegiatan festival, pembagian sembako, pengobatan gratis, pelayanan KB gratis, basar murah, donor darah dan sunatan massal.

Upacara penutupan TMMD ke 105 itu dihadiri Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka,  Linda Tiopan Aritonang, Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Joseph Robert Giri SIP MSi, Walikota Bitung, Maximillian Jonas Lomban, perwira Kodam Merdeka, unsur Forkopimda Bitung, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Bitung. (*)


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Daerah

Sponsors