Korban Terus Meningkat, Sangihe KLB Rabies


Korban gigitan anjing gila  meningkat. Status Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies ditetapkan untuk Sangihe. Kerja keras pun kini dipacu pemerintah untuk menangani kasus yang terus bertambah.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Sangihe, Golfried Pella mengungkapkan, penetapan KLB oleh Pemkab bukan tanpa alasan. Korban terus meningkat, mengharuskan penanganan serius terhadap hal itu. Pemkab telah melakukan langka demi meminimalisir kasus gigitan anjing gila melalui suntikan vaksinasi terhadap hewan peliharaan anjing.

 

"Beberapa waktu lalu banyak terjadi kasus gigitan anjing, sehingga Pemkab mengeluarkan surat KLB. Dikeluarkan surat KLB itu biasanya sudah ada kasus gigitan lebih dari dua," kata Pella, Senin (12/8).

 

Dia menjelaskan, pihaknya terus berupaya meskipun dengan keterbatasan vaksinator di setiap Kampung dan Kelurahan. Namun ia berharap, bila memungkinkan di tiap Kampung dan Kelurahan ada vaksinator.

 

"Dengan SDM yang ada dan dana yang terbatas, kami terus melakukan penanganan di semua Kampung dan Kelurahan. Nantinya akan diisi vaksinator di setiap Kampung dan Kelurahan, dan mereka para vaksinator ini nantinya akan kami latih," jelas Pella.

 

Ia pun mengimbau kepada masyarakat, jika terjadi gigitan anjing yang terinfeksi rabies secepatnya melakukan pengobatan.

 

"Pro aktif masyarakat dalam menangkal bahaya rabies sangat dibutuhkan, serta menekan angka korban jiwa," imbuhnya. (haman)


Komentar