PERGURUAN TINGGI DI SULUT BUTUH PERHATIAN

Unsrat Klaster 2, Politeknik Manado Klaster 3


Jakarta, MS

Dunia pendidikan bumi Nyiur Melambai masih membutuhkan sentuhan. Di level perguruan tinggi, baru dua institusi yang mewarnai ‘panggung’ klasterisasi Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) tahun 2019. Adalah Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dan Politeknik Negeri Manado.

Hal itu merujuk siaran pers Nomor: 147/SP/ HM/BKKP/VIII/2019. Pada klasterisasi perguruan tinggi Indonesia tahun 2019 yang dikeluarkan Kemenristekdikti, Unsrat berada di Klaster 2 PT Non-Vokasi. Ada sekira 2.141 PT di bawah Kemenristekdikti. Untuk Klaster 1 terdapat 13 PT, Klaster 2 berjumlah 70, Klaster 3 berjumlah 338, Klaster 4 berjumlah 955 dan Klaster 5 berjumlah 765. 

Sementara untuk Politeknik Manado, berada di Klaster 3 untuk kategori perguruan tinggi vokasi. Urutan klaster dimulai pada klaster 2. Itu dilakukan dengan mempertimbangkan capaian atau skor tertinggi yang diperoleh oleh perguruan tinggi vokasi. Pada kategori perguruan tinggi vokasi terdapat sekira 1.128 PT. Untuk Klaster 2 berjumlah 5, Klaster 3 berjumlah 62, Klaster 4 berjumlah 545 dan Klaster 5 berjumlah 516.

Diakui Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, tujuan klasterisasi ini untuk mendorong perguruan tinggi di Indonesia semakin maju dan masuk ke kelas dunia. Dorongan ini menjadi sangat penting. “Kalau kita sudah sampaikan ini, kita bisa lakukan pemetaan. Tujuannya pemetaan perguruan tinggi Kemenristekdikti bagaimana membuat kebijakan masing-masing yang ada di perguruan tinggi nanti, supaya nanti ke depan kita bisa mewujudkan perguruan tinggi berkualitas,” terang Nasir saat mengumumkan Klasterisasi Perguruan Tinggi Indonesia 2019, Jumat (16/8).

Ia pun menegaskan tidak ada dikotomi antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), yang terpenting adalah kualitasnya. “Kami mengapresiasi beberapa PTS yang mampu bersaing dengan PTN dan berada pada klaster 2,” ujar dia.

Terkait pemeringkatan perguruan tinggi di tahun 2019 ini berfokus pada indikator atau penilaian yang berbasis Output–Outcome Base, yaitu dengan melihat Kinerja Masukan dengan bobot 40 % yang meliputi kinerja Input (15%) dan Proses (25%), serta Kinerja Luaran dengan bobot 60% yang meliputi Kinerja Output (25%), dan Outcome (35%). Penambahan indikator baru tersebut sebagai upaya agar perguruan tinggi dapat secara aktif merespon perkembangan zaman, terutama revolusi industri keempat dan kebutuhan tenaga kerja.

“Dengan perubahan penilaian kinerja perguruan tinggi dari tahun-tahun sebelumnya, diharapkan perguruan tinggi didorong untuk lebih menekankan produk atau luaran pendidikan tinggi yang berkualitas yaitu dengan pemberian bobot output yang lebih besar dari bobot input,” ungkap Direktur Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Patdono Suwignjo.

RANKING TERTINGGI KANS KECIPRATAN DANA ABADI

Klasterisasi perguruan tinggi di Indonesia, bukan hanyan seremonial belaka. Teranyar, ada reward yang akan diberikan pemerintah.

Hal itu diakui Menristekdikti, Mohamad Nasir. Menurut dia, dalam rangka mengapresiasi beberapa perguruan tinggi dengan ranking tertinggi, Kemenristekdikti saat ini mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memberikan ‘endowment fund’ atau dana abadi untuk dialokasikan bagi riset di perguruan tinggi terbaik di Indonesia. “Kami ingin ajukan skema, siapa yang bisa masuk itu akan ada ‘endowment fund’ yang kami bangun, kami ajukan ke Presiden, saya mohon 10 triliun Rupiah untuk awal, supaya nanti kita bisa kembangkan untuk riset di perguruan tinggi tersebut, tapi bagaimana mekanismenya nanti kami akan atur. Ini bagaimana kita dorong perguruan tinggi kita bersaing lebih baik,” kunci Nasir.

BUTUH TOPANGAN PEMDA SE-SULUT

Potret pendidikan tinggi di Sulut masih mengkhawatirkan. Langkah sinergitas semua komponen masyarakat, pemerintah daerah serta perguruan tinggi, harus lebih diperkuat.

“Itu penting karena melalui lembaga perguruan tinggi, akan mencetak tenaga-tenaga professional yang siap untuk tampil di dunia kerja. Saya kira ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tandas Larry Supit, pemerhati pendidikan Sulut, Minggu (18/8).

Sebagai universitas terbaik di Sulut, kemajuan Unsrat sudah sangat terlihat. Namun, dukungan dari masyarakat, pemerintah daerah juga pemerintah pusat masih sangat dibutuhkan guna pengembangan kampus ini. “Iya, harus lebih maksimal. Kan, kita tidak hanya punya Unsrat, ada juga Unima (Universitas Negeri Manado) dan sejumlah perguruan tinggi swasta lainnya. Saya berharap, pemerintah daerah saat ini harus all out mensuport keberadaan kampus-kampus itu,” kuncinya.

Sebelumnya, Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat, MSc DEA mengakui, dalam peningkatan kualitas pendidikan pihaknya terus berinovasi. Misalnya, adanya kelas internasional. Itu telah memungkinkan pula mahasiswa datang belajar dari negara lain melalui kolaborasi antar universitas. “Guna memberikan layanan pendidikan yang terbaik, kami terus mendorong dan membuka peluang bagi para dosen untuk meningkatkan kualifikasi akademik setinggi mungkin," kata dia.

Lanjutnya, sistem penjaminan mutu pendidikan terus ditingkatkan, minimal berstandar nasional, sambil mengunggulkan berbagai karakteristik potensial yang dimiliki. Bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat terus meningkatkan kualitas layanan dengan berbagai upaya yang nyata.  "Secara keseluruhan, tata-kelola perguruan tinggi ini terus dijamin agar tetap menunjukkan efisiensi dan akuntabilitas yang tinggi. Sebagai universitas yang unggul dan berbudaya, peningkatan mutu dalam segala bidang serta layanan akademik harus menjadi kunci utama. Dalam hal ini, kemandirian pengelolaan kampus menjadi agenda Unsrat yang penting," tukasnya.(sonny dinar)

 

100 PT NON-VOKASI DENGAN RANKING TERTINGGI DI INDONESIA PADA 2019

1.Institut Teknologi Bandung (skor 3.671 – klaster 1)

2.Universitas Gadjah Mada (skor 3.594 – klaster 1)

3.Institut Pertanian Bogor (skor 3.577 – klaster 1)

4.Institut Teknologi Sepuluh Nopember (skor 3.462 – klaster 1)

5.Universitas Indonesia (skor 3.401 – klaster 1)

6.Universitas Diponegoro (skor 3.207 – klaster 1)

7.Universitas Airlangga (skor 3.056 – klaster 1)

8.Universitas Hasanuddin (skor 3.036 – klaster 1)

9.Universitas Brawijaya (skor 2.948 – klaster 1)

10.Universitas Padjadjaran (skor 2.906 – klaster 1)

11.Universitas Andalas (skor 2.795 – klaster 1)

12.Universitas Sebelas Maret (skor 2.711 – klaster 1)

13.Universitas Sumatera Utara (skor 2.695 – klaster 1)

14.Universitas Telkom (klaster 2)

15.Universitas Pendidikan Indonesia (klaster 2)

16.Universitas Negeri Yogyakarta (klaster 2)

17.Universitas Islam Indonesia (klaster 2)

18.Universitas Negeri Semarang (klaster 2)

19.Universitas Negeri Malang (klaster 2)

20.Universitas Bina Nusantara (klaster 2)

21.Universitas Jember (klaster 2)

22.Universitas Negeri Surabaya (klaster 2)

23.Universitas Syiah Kuala (klaster 2)

24.Universitas Riau (klaster 2)

25.Universitas Negeri Padang (klaster 2)

26.Universitas Katolik Parahyangan (klaster 2)

27.Universitas Sam Ratulangi (klaster 2)

28.Universitas Udayana (klaster 2)

29.Universitas Negeri Makassar (klaster 2)

30.Universitas Atma Jaya Yogyakarta (klaster 2)

31.Universitas Surabaya (klaster 2)

32.Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (klaster 2)

33.Universitas Jenderal Soedirman (klaster 2)

34.Universitas Tarumanagara (klaster 2)

35.Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (klaster 2)

36.Universitas Sriwijaya (klaster 2)

37.Universitas Ahmad Dahlan (klaster 2)

38.Universitas Muhammadiyah Malang (klaster 2)

39.Universitas Sanata Dharma (klaster 2)

40.Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (klaster 2)

41.Universitas Pendidikan Ganesha (klaster 2)

42.Universitas Trisakti (klaster 2)

43.Universitas Kristen Petra (klaster 2)

44.Universitas Islam Bandung (klaster 2)

45.Universitas Pancasila (klaster 2)

46.Universitas Lampung (klaster 2)

47.Universitas Mataram (klaster 2)

48.Universitas Katolik Soegijapranata (klaster 2)

49.Universitas Mercu Buana (klaster 2)

50.Universitas Negeri Medan (klaster 2)

51.Universitas Dian Nuswantoro (klaster 2)

52.Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (klaster 2)

53.Universitas Ma Chung (klaster 2)

54.Universitas Kristen Satya Wacana (klaster 2)

55.Universitas Gunadarma (klaster 2)

56.Institut Teknologi Nasional Malang (klaster 2)

57.Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (klaster 2)

58.Institut Seni Indonesia Yogyakarta (klaster 2)

59.Universitas Negeri Jakarta (klaster 2)

60.Universitas Djuanda (klaster 2)

61.Universitas Islam Sultan Agung (klaster 2)

62.Universitas Tanjungpura (klaster 2)

63.Universitas Muhammadiyah Surakarta (klaster 2)

64.Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (klaster 2)

65.Universitas Pasundan (klaster 2)

66.Universitas Jambi (klaster 2)

67.Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas Surabaya (klaster 2)

68.Universitas Trunojoyo (klaster 2)

69.Universitas Al-Azhar Indonesia (klaster 2)

70.Institut Teknologi Nasional Bandung (klaster 2)

71.Universitas Kristen Duta Wacana (klaster 2)

72.Universitas Ciputra Surabaya (klaster 2)

73.Universitas Multimedia Nusantara (klaster 2)

74.Universitas Swiss German (klaster 2)

75.Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (klaster 2)

76.Universitas Widya Gama (klaster 2)

77.Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (klaster 2)

78.Universitas Presiden (klaster 2)

79.Universitas Komputer Indonesia (klaster 2)

80.Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Malangkucecwara (klaster 2)

81.Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (klaster 2)

82.Universitas Lambung Mangkurat (klaster 2)

83.Universitas Narotama (klaster 2)

84.Institut Seni Indonesia Denpasar (klaster 3)

85.Universitas Islam Malang (klaster 3)

86.Universitas Kristen Indonesia (klaster 3)

87.Universitas PGRI Adi Buana (klaster 3)

88.Universitas Mulawarman (klaster 3)

89.Universitas Budi Luhur (klaster 3)

90.Universitas Halu Oleo (klaster 3)

91.Universitas Merdeka Madiun (klaster 3)

92.Universitas Pakuan (klaster 3)

93.Universitas Dr. Soetomo (klaster 3)

94.Universitas PGRI Semarang (klaster 3)

95.Universitas Widyatama (klaster 3)

96.Universitas Muhammadiyah Magelang (klaster 3)

97.Universitas Stikubank (klaster 3)

98.Universitas Nasional (klaster 3)

99.Universitas Ibn Khaldun (klaster 3)

100.Universitas Negeri Gorontalo (klaster 3)

 

50 PT VOKASI DENGAN RANKING TERTINGGI DI INDONESIA PADA 2019

1.Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (skor 2.276 – klaster 2)

2.Politeknik Negeri Bandung (skor 2.037 – klaster 2)

3.Politeknik Negeri Malang (skor 1.867 – klaster 2)

4.Politeknik Negeri Semarang (skor 1.756 – klaster 2)

5.Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (skor 1,720 – klaster 2)

6.Politeknik Negeri Ujung Pandang (skor 1.587 – klaster 3)

7.Politeknik Negeri Jakarta (skor 1.582 – klaster 3)

8.Politeknik Negeri Padang (skor 1.582 – klaster 3)

9.Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (skor 1.565 – klaster 3)

10.Politeknik Negeri Bali (skor 1.498 – klaster 3)

11.Politeknik Negeri Manado (klaster 3)

12.Politeknik Negeri Sriwijaya (klaster 3)

13.Politeknik Caltex (klaster 3)

14.Politeknik Negeri Medan (klaster 3)

15.Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (klaster 3)

16.Politeknik Negeri Lampung (klaster 3)

17.Politeknik Indonusa Surakarta (klaster 3)

18.Politeknik Negeri Lhokseumawe (klaster 3)

19.Akademi Akuntansi YKPN (klaster 3)

20.Politeknik Negeri Madiun (klaster 3)

21.Politeknik Negeri Banjarmasin (klaster 3)

22.Politeknik Pertanian Negeri Kupang (klaster 3)

23.Politeknik Negeri Bengkalis (klaster 3)

24.Politeknik Negeri Jember (klaster 3)

25.Politeknik Negeri Balikpapan (klaster 3)

26.Politeknik Negeri Batam (klaster 3)

27.Akademi Farmasi Yayasan Tenaga Pembangunan Arjuna Laguboti (klaster 3)

28.Politeknik Negeri Pontianak (klaster 3)

29.Politeknik Harapan Bersama (klaster 3)

30.Politeknik Manufaktur Astra (klaster 3)

31.Politeknik Manufaktur Ceper (klaster 3)

32.Akademi Keperawatan Pamenang (klaster 3)

33.Akademi Teknik YKPN (klaster 3)

34.Politeknik Negeri Ambon (klaster 3)

35.Akademi Kebidanan Ummi Khasanah (klaster 3)

36.Politeknik Negeri Samarinda (klaster 3)

37.Politeknik ATMI (klaster 3)

38.Akademi Kebidanan Yapma Makassar (klaster 3)

39.Politeknik Ubaya (klaster 3)

40.Akademi Peternakan Karanganyar (klaster 3)

41.Akademi Teknik Soroako (klaster 3)

42.Politeknik Manufaktur Bandung (klaster 3)

43.Politeknik TEDC (klaster 3)

44.Politeknik Katolik Mangunwijaya (klaster 3)

45.Politeknik Pratama Mulia (klaster 3)

46.Akademi Kesehatan Karya Husada Yogyakarta (klaster 3)

47.Akademi Kebidanan Pelamonia Kesdam VII Wirabuana (klaster 3)

48.AMIK Jakarta Teknologi Cipta (klaster 3)

49.Akademi Keperawatan Panti Kosala (klaster 3)

50.Politeknik Mekatronika Sanata Dharma (klaster 3)


Komentar