Para Gubernur Ramai-Ramai Dukung Jokowi


Jakarta, MS

Sederet Gubernur menyatakan dukungan kepada pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Bahkan, gubernur dari Partai Politik (Parpol) luar pendukung, juga menyatakan dukungan kepada sang incumbent. Dari luar partai, Gubernur Papua Lukas Enembe, Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Zainul Majdi tegas dukung Jokowi.

 

Melihat fenomena itu, kubu Prabowo-Sandiaga tak gentar. Anggota Badan Komunikasi Gerindra, Andre Rosiade mengatakan, pihaknya bukan berkoalisi dengan elite, tapi dengan rakyat. "Kami koalisi sama rakyat. Itu yang kami lakukan. Bukan koalisi dengan elite. Jadi yang kami lakukan adalah kami akan koalisi dengan masyarakat," jelasnya, Selasa (11/9) kemarin.

 

Andre mengatakan, Prabowo-Sandi akan terus turun ke masyarakat untuk meyakinkan mereka agar dipilih dalam Pilpres nanti. Walaupun para elite itu berkuasa di daerahnya, namun menurutnya tak akan berpengaruh besar terhadap suara masyarakat. Baginya, suara seorang gubernur sama saja dengan suara satu orang rakyat biasa. Terpenting ialah bagaimana meyakinkan rakyat untuk memilih Prabowo-Sandi. "Pak Prabowo dan Bang Sandi akan turun ke seluruh Indonesia untuk meyakinkan masyarakat. Lagian suara gubernur sama dengan suara tukang becak, sama saja. Kan ini one man one vote," jelasnya.

 

Ia mengatakan, pihaknya akan meyakinkan masyarakat bahwa kehadiran Prabowo-Sandi ialah untuk memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi bangsa dan negara. Karena itulah, pihaknya optimis bisa meraup suara rakyat. "Pak Prabowo dan Bang Sandi akan berkoalisi dengan rakyat Indonesia bukan dengan elite. Silakan saja elite-elite mengklaim, tapi yang penting rakyat bersama Pak Prabowo dan Bang Sandi," kata dia.

 

Ditambahkan, dukungan dari seorang gubernur tak penting, terpenting ialah dukungan rakyat. Kendati demikian, pihaknya tetap menghormati pilihan politik para gubernur tersebut karena setiap orang memiliki hak mendukung pasangan capres-cawapres tertentu. "Jadi kalau ada gubernur yang menyatakan dukungan ke Pak Jokowi, itu hak beliau lah. Kami menghormati dan menghargai. Tapi ya mungkin gubernur itu tidak mendengarkan aspirasi rakyat yang menjerit dengan kesulitan hidup sekarang," tandasnya. (mdc)

 


Komentar