Pimdekot Himbau Warga Antisipasi Munculnya di Malalayang


Manado, MS

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado Nortje van Bone meminta perlu adanya kesiapan masyarakat akan munculnya “titik” api dari arah Sea-Warembungan belum lama ini.

Menurutnya, kabar kemunculan api harus segera diantisipasi dan menghimbau pula aparat pemerintah dapat membantunya.

"Kami berharap menjaga lingkungan dari bencana tersebut perlu bersama-sama agar terhindar dari hal-hal yang merugikan," kata van Bone, Senin (23/9) kemarin.

Lanjutnya, masyarakat sendiri dalam lingkungannya tetap dapat mengontrol ketika hendak melakukan aktifitas membakar sampah di lokasi tinggalnya.

Dia pun mendoakan agar kejadian seperti sebelumnya itu tidak terjadi masuk sampai ke wilayah Manado di saat musim kemarau panjang ini.

Informasi akan kemunculan titik api ini sudah kelihatan sejak akhir pekan lalu dari Kawasan Mega Mas. Ancaman si jago merah atau yang disebut Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) itu tampak di Desa Warembungan.

Bahkan, sejak 16 September 2019 di jalan masuk Desa Warembungan, sudah nampak api yang menyala di lahan kering.

Masih van Bone, kewaspadaan dini jadi patokan yang harus tertukur hingga tidak merugikan berbagai pihak akibat karhutla itu.

Dia menekankan sekali lagi, pihak instansi terkait bisa mengambil langkah antisipasi dengan turun lapangan.

"Ini penting loh, karena rembetan api yang menjalar disertai angin kencang dapat cepat membakar apa saja," ungkapnya. ( devy kumaat)


Komentar