Wings Air Setop Dua Penerbangan di Kepulauan


Tahuna,  MS

Harga avtur (bahan bakar pesawat) di Bandara Samratulangi Manado yang tergolong tinggi berdampak buruk bagi usaha penerbangan. Sepert dialami PT Wings Air, salah satu maskapai penerbangan yang beroperasi di wilayah Sulawesi Utara (Sulut).

Mahalnya harga avtur membuat pihak maskapai menutup dua rute penerbangan dari Bandara Samratulangi Manado menuju wilayah Kepulauan. Setelah sebelumnya rute Manado-Melonguane, kini giliran rute Manado-Naha yang harus disetop.

Konsolidator Lion Group Nusa Utara, Ferdy Panca Sinedu mengatakan, pihaknya sudah berusaha terkait pemberhentian penerbangan Pesawat Wins Air rute Manado-Naha. "Ada pertimbangan yang telah dikaji matang hasil perbincangan kami dengan Direktur utama Lion Group Bapak Rudi Lumenkewas, yang menyatakan perlu ada dukungan pemerintah daerah dapat memperjuangkan satu harga avtur untuk satu Indonesia, agar tidak ada perbedaan yang mencolok antara Indonesia Bagian Timur dan Indinesia Bagian Barat," ujar Sinedu.

Perbedaan harga avtur dinilainya terlalu mencolok. Di Bandara Soekarno Hatta harganya masih berkisar Rp. 7.970, sedangkan di Bandara Samratulangi Manado Rp. 10.050. Selisih harga itu dinilai cukup besar yakni sekitar 3 ribuan.

"Jelas ini mempengaruhi pelayanan menyangkut pengembalian modal. Sehingga ditekankan kembali bahwa perlu ada keprihatinan Pemkab Sangihe ke pemerintah pusat tentang satu harga," bebernya.

Terkait dengan hal ini, pihaknya juga telah melayangkan surat kepada orang nomor satu di Indonesia. "Kami juga sudah berusaha menyurat ke Presiden dan sudah diterima dan sudah didisposisi ke BUMN agar mengkaji kembali tentang penetapan harga di tiap wilayah menjadi satu," tandasnya.

Sementara itu Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME menyatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe telah berupaya terkait pemberhentian penerbangan route Manado-Naha. Dimana dirinya telah menyurat ke Kementerian Perhubungan.

"Pemkab Sangihe Diminta untuk menyurat ke Kementerian Perhubungan, itu sudah dalakukan,  bahkan dari pihak Provinsi Sulut, Gubernur sudah melakukan kooridinasi dengan meteri perhubungan agar untuk ditindaklanjuti," singkatnya.(haman palandung)


Komentar