Pasukan PBB Konga XXXVIIE/MINUSCA-CAR Tunjang Panti Asuhan Nazareth


Tomohon, MS

Musibah kebakaran yang melanda Panti Asuhan Nazareth Tomohon, tak hanya menggegerkan Kota Sejuk. Gelombang frekuensi tentang peristiwa tersebut ternyata mencapai belahan bumi lainnya. Teranyar, kabar kebakaran itu sampai di telinga para Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB di Afrika Tengah. Utamanya, Organisasi Oikumene Nasrani dalam Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni (Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII E United Nations Multi-Dimensional Intergrated Stabilization Mission in Central in Africa (MINUSCA) Central Africa Republic (CAR).

 

Demikian diakui Ketua Oikumene Satgas Kizi TNI Konga XXXVIIE/MINUSCA-CAR, Lettu Kavaleri Hendra Welan, Senin (7/10). Dijelaskannya, dirinya bersama rekan-rekannya melaksanakan tugas operasi perdamaian di Afrika Tengah selama kurang lebih 1 tahun. Itu dimulai pada Agustus 2019 hingga 23 September 2019. Seluruh kontingen pulang dengan selamat dan tiba di Indonesia, dan dikarantina di Pusat Pemeliharaan Perdamaian Bogor. Rombongan Satgas dari Sulawesi Utara tiba di Manado tanggal 1 Oktober 2019. Dalam Satgas ini jelas dia, terdapat organisasi oikumene dengan jumlah personil 40 orang. Ini terdiri dari 30 Protestan dan 10 Katolik.

 

"Peristiwa kebakaran panti ini kami ketahui lewat media sosial. Ketika melihat kejadian itu, kami para personil yang tergabung dalam oikumene tergerak. Setelah tiba di Manado, kami pun berkeinginan mengunjungi dan memberikan bantuan untuk menunjang Panti Asuhan Nazareth," ungkap Welan kepada Media Sulut.

 

Soal bahan bantuan kata dia, sebelumnya pihaknya sudah mengonfirmasi ke pimpinan pengurus panti. Jadi, bala bantuan yang dihentar berdasarkan kebutuhan panti. Diceritakannya, kolekte setiap ibadah oikumene di camph selama mereka bertugas di Afrika Tengah, dikumpulkan. Pun sesuai kesepakatan bersama, kolekte itu akan disumbangkan ke Panti Asuhan Nazareth Tomohon.

 

"Jadi, apa yang kami bawa ke sini (panti asuhan-red) adalah kolekte oikumene selama berada di Afrika Tengah," aku Welan yang juga putra asli negeri Woloan.

 

Dirinya berharap, bantuan yang pihaknya berikan bisa memotivasi dan menambah semangat bagi anak-anak di panti. "Ini merupakan wujud rasa kebersamaan kami dari Oikumene Satgas Kizi TNI Konga XXXVIIE/MINUSCA-CAR," tutup Welan.

 

Adapun bantuan yang diberikan, yakni cat tembok 25 Kg sebanyak 8 ember, uang tunai senilai Rp. 6.000.000,00, susu kemasan dan lain-lain. (hendra mokorowu)


Komentar