Melisa: Jangan Lupakan Jasa Pahlawan


Ruang refleksi kembali tersaji di Hari Pahlawan 10 November. Momen bersejarah ini harapannya tidak hanya diperingati secara seremonial saja. Jasa para pahlawan dinilai perlu menjadi spirit untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa.

 

Sebagai Warga Negara Indonesia diharapkan tidak melupakan sejarah perjuangan pahlawannya. Hal itu karena kemerdekaan yang dinikmati generasi sekarang ini merupakan hasil dari pengorbanan mereka. “Jangan kita melupakan sejarah. Karena bangsa yang besar adalah yang menghargai jasa-jasa para pahlawannya. Untuk itu penting kita memperingati hari pahlawan ini. Namun momentum ini juga harapannya tidak hanya sebagai peringatan seremonial semata. Momen ini harus dimaknai dengan mengingat panjangnya perjuangan bangsa Indonesia dalam rangka merebut kemerdekaan,” ungkap Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Melisa Gerungan, Selasa (12/11), saat dihubungi.

 

Baginya, tanpa perjuangan para pahlawan, generasi sekarang tidak menikmati kemerdekaan. Makanya,  ia sangat bersyukur juga ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menetapkan Alexander Andries Maramis sebagai pahlawan nasional asal Sulut. Ini juga menurutnya, salah satu cara menghargai perjuangan para pahlawan demi merebut kemerdekaan. “Ditetapkannya AA Maramis sebagai pahlawan bangsa, tentu peru menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Sulut,” urainya.

 

Momen Hari Pahlawan dan ditetapkannya AA Maramis sebagai pahlawan nasional, perlu menjadi motivasi bagi masyarakat Sulut untuk bagkit. Ini perlu dimaknai dengan memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia. Utamanya bagi kemajuan daerah bumi Nyiur Melambai. “Seperti pemberian diri dan pengorbanan para pahlawan kita untuk bangsa maka tugas kita untuk merawat kemerdekaan itu dengan membangun bersama untuk bangsa,” tutupnya. (arfin tompodung)

 


Komentar