Golkar Tomohon Buka Pendaftaran Balon Walikota dan Wawali, Ini Syaratnya


Tomohon, MS

Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Tomohon di depan mata. Partai politik (Parpol) mulai menjalankan mekanisme organisasi terkait rekrutmen Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota (Wawali) di Kota Tangguh.

Seperti dilakukan Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Tomohon. Pihak Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II telah membentuk Tim Penjaringan pendaftaran Balon Walikota dan Wawali untuk berlaga di kontestasi politik bergengsi tahun 2020. Tim itu dinakhodai Piet HK Pungus SPd selaku Ketua dan Frets Keles ST sebagai Sekretaris.

“Iya, DPD II telah membentuk tim penjaringan. Kami dipercayakan oleh DPD II,” terang Ketua Tim Piet HK Pungus SPd didampingi Frets Keles selaku Sekretaris Tim, Kamis (14/11).

Menurut Pungus, proses pendaftaran Balon Walikota dan Wawali berlangsung dari tanggal 11 hingga 16 November 2019. ”Jadi, disilahkan bagi yang tertarik untuk mendaftar di sekretariat penjaringan,” tandas mantan anggota DPRD Kota Tomohon itu.

“Pendaftaran akan berakhir pada tanggal 16 November. Jadi, gunakan kesempatan dengan sebaik-baiknya,” sambung Pungus.

Ditambahkan politisi senior Golkar Tomohon itu, pendaftaran terbuka bagi siapa saja. Artinya, bukan kader Golkar saja, tapi semua masyarakat yang berminat untuk berjuang bersama Golkar di Pemilukada.”Persyaratannya, menyerahkan biodata dan visi misi dari bakal calon,” tandas Pungus.

Ditambahkannya, sejauh ini tim juga telah melakukan penjaringan terhadap figur-figur yang mengemuka baik di internal partai maupun masyarakat. Selain kader, ada juga dari berbagai komponen masyarakat yang dianggap populer. Namun, setiap figur yang sudah terjaring oleh tim, harus memasukkan syarat yang ditetapkan sehingga mereka dianggap sah mendaftar sebagai Balon Walikota dan Wawali di Partai Golkar Kota Tomohon. "Jadi, tim sudah action. Jadi sudah ada yang terjaring. Ada juga yang diusulkan kader dan pengurus di kecamatan-kecamatan. Nanti, nama-nama yg mendaftar itu akan dikaji dan akan ditetapkan melalui rapat pleno partai. Intinya, tim bekerja sesuai aturan partai," lugasnya.

Informasi yang diperoleh media ini, sejumlah figur yang terjaring di antaranya Jilly Gabriella Eman, Syerly Adelyn Sompotan dan Christo Bless Eman.(victor rempas)


Komentar