OLLY PASANG BADAN


Manado, MS

Gerbong perjuangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf) di Nyiur Melambai, bergerak. Itu ditandai dengan terbentuknya tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf oleh koalisi 9 partai politik (parpol) pendukung. Target 75 persen suara untuk Jokowi-Ma’ruf di Sulawesi Utara (Sulut) meletup.

Hasrat optimis koalisi partai pengusung Jokowi-Ma’ruf meraih suara dominan pada Pilpres 2019, dinilai beralasan. Sebagai referensi, kekuatan politik di Sulut telah ‘dikuasai’ parpol dari armada Koalisi Indonesia Kerja (KIK). Sejumlah kader dari parpol pengusung menjadi kepala daerah (Kada). Sebut saja Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Itu terjadi di Kabupaten Minahasa, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Demikian pula dengan Partai Golongan Karya (Golkar). Wilayah kekuasaan Golkar meliputi Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Kota Tomohon dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Partai Nasional Demokrat (Nasdem) pun tak ketinggalan. Kader Nasdem menjadi ‘nakhoda’ di Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), terdapat Kada di Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Kekuatan itu ditambah dukungan dari militan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Informasi yang dirangkum media ini, Kada dari koalisi pendukung Jokowi-Ma’ruf, masuk dalam struktur tim kampanye pasangan Calon Presiden (Capres) Jokowi dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ma’ruf Amin. Skuad tersebut dilengkapi dengan orang nomor satu dan dua jazirah utara Pulau Selebes.

“Wajar jika target yang dipasang hingga 75 persen. Dilihat dari kekuatan politik parpol KIK, semuanya punya pengaruh dan merupakan kepada daerah. Mereka sangat dominan di Sulut,” ujar pengamat politik Sulut, Rolly Toreh SH, Rabu (19/9) malam.

Sebagai kader, harus loyal terhadap partai. Sehingga, target menang di seluruh wilayah Sulut, pasti getol diperjuangkan. “Dengan begitu, mereka pasti pasang badan di daerah masing-masing. Begitu juga dengan Pak Olly yang nyata-nyata memegang jabatan strategis dalam struktur DPP PDIP. Beliau pasti berjuang habis-habisan,” tandas Rolly. 

“Selanjutnya, dukungan dari PD (Partai Demokrat) Sulut. Bahkan, pak Ketua DPD yang juga pemimpin di Kota Manado mengakui jika kader Bintang Mercy Sulut menginginkan Pak Jokowi setelah dilakukan survei. Ini juga menjadi amunisi Jokowi-Ma’ruf di Sulut,” sambung dia.

Di sisi lain, Rolly beranggapan, bergulirnya proyek-proyek nasional di daerah ini, menjadi bukti jika di masa pemerintahan Presiden Jokowi, Bibir Pacifik sebutan akrab Sulut, mendapat tempat di hati pemerintah pusat. “Banyak proyek berbenderol miliaran bahkan triliunan rupiah yang dikucurkan pusat ke Sulut. Secara langsung, itu mempengaruhi perputaran hingga pertumbuhan ekonomi di daerah ini. Dampaknya nanti juga akan dirasakan masyarakat banyak. Sebut saja infrastruktur jalan tol dan fasilitas publik lainnya,” urai dia.

“Citra Pak Jokowi baik di mata masyarakat Sulut saat ini. Itu bakal menambah elektabilitas hingga perolehan suara ke depan,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua DPD PDIP Sulut, Olly Dondokambey mengaku siap memenangkan Jokowi-Ma’ruf. Ia menargetkan perolehan suara sebanyak 75 di Sulut. “Tidak mendahului. Tapi untuk 75 persen, oke,” ujar Olly, Rabu (19/9) kemarin.

Sementara itu, terkait dukungan kader Demokrat kepada Jokowi, Olly mengungkapkan, secara organisasi tidak bisa dimasukkan dalam tim sukses. “Kalau mereka mendukung boleh. Tapi di tim (tim sukses, red) tidak boleh dong. Nanti kan torang melanggar aturan. Seara personil kita bisa terima tapi secara organisasi gak boleh,” kuncinya.

Hal senada disampaikan Ketua tim kampenye atau tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Adriana Dondokambey. Kepada wartawan, ia optimis dengan target tersebut. Menurut dia, sosok dan citra Jokowi yang baik di mata masyarakat Sulut, akan mendongkrak perolehan suara di Pilpres mendatang. “Kita yakin dan optimis,” singkat Adriana.

ADRIANA DONDOKAMBEY KETUA TIM KAMPANYE

Gerak pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Sulut, dimulai. Mewujudkan target suara 75 persen, koalisi partai telah bermufakat membentuk tim kampanye atau tim pemenangan di level provinsi. Menariknya, nahkoda untuk suksesi di Pilres 2019, dipercayakan kepada Adriana Dondokambey.

Hal tersebut diakui Ketua DPD I PDIP Sulut, Olly Dondokambey. Ia menyebutkan, tim sukses Jokowi di Sulut didaulat kepada kakak kandungnya Adriana Dondokambey. “Sekretaris Franky Wongkar dan Bendahara JAK (James Arthur Kojongian),” ungkap Olly kepada sejumlah wartawan, usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sulut, Rabu (19/9).

Sementara itu, JAK melalui akun media sosialnya, bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai bendahara tim kampanye.Bersyukur serta Semangat Untuk bekerja Memberi Diri Dalam 1 Kesatuan Sebagai Tim Kampanye Jokowi2Periode Sulut Partai Golkar Solid Mendukung Untuk kemenangan, Di Percaya Menjadi Bendahara TimKampanye Sulut 2019,” tulis politisi muda potensial Beringin Sulut itu.

Diketahui, Komposisi Tim Kampanye Sulut Ketua Adriana Dondokambey, Sekertaris Frangky Wongkar  dan Bendahara James Arthur Kojongian. Selanjutnya, tim kampanye provinsi ini akan membentuk tim kampanye di kabupaten dan kota se-Sulut.

ADRIANA CS GELAR RAPAT PERDANA

Soliditas tim kampanye pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Sulawesi Utara (Sulut) langsung digenjot. Tim besutan Adriana Dondokambey ini langsung menggelar rapat perdana, Selasa (18/9).

Sumber terpercaya media ini di lingkaran tim kampanye provinsi Jokowi-Ma’ruf menjelaskan, rapat tersebut membicarakan tentang pembagian tugas dan kerja dari 9 partai pendukung. “Rapat terkait pembangian tugas dan kerja. Langsung dipimpin pimpinan tim kampanye,” tutur sumber, Rabu (19/9) malam.

Selanjutnya, ungkap sumber, rapat ini juga membicarakan soal tindaklanjut pembentukan tim kampanye di tingkatan kabupaten dan kota se-Sulut. “Dalam waktu dekat ini akan dibentuk di semua kabupaten dan kota se-Sulut. Intinya, tim pemenangan provinsi hingga kabupaten kota akan kerja keras untuk mencapai target yang sudah dipasang,” lugas sumber yang enggan dikorankan namanya.(tim ms)


Komentar