Pasangan Berkah Kans Lawan Kotak Kosong


Bolaang Uki, MS

 

Bayang kontroversi membungkus jalan menuju Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Sejauh ini, jagoan Banteng terlihat masih berjalan sendiri di track pertarungan. Ksatria lain tampak masih ‘malu-malu’, bahkan keder sebelum duel.

 

Terendus, ada beberapa kader, baik dari kalangan birokrat maupun politisi yang kini sedang bergeriliya membangun komunikasi dengan sejumlah Partai Politik (Parpol). Namun, belum ada kata ‘pasti’ selain pasangan Bersama Iskandar Kamaru-Deddy Abdul Hamid (BERKAH). Duet yang sudah menggenggam restu dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), meskipun rekomendasi belum dikantongi.

 

Diketahui, untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bolsel, Parpol yang bisa mengusung pasangan calon hanya PDIP. Parpol lainnya bisa mengusung, namun harus berkoalisi dengan partai lainnya.

 

Ketua PDIP Bolsel H Iskandar Kamaru SPt sendiri saat dikonfirmasi mengaku, jika memang untuk pasangan BERKAH, sudah mendapat restu dari Ketua DPD PDIP Sulut Olly Dondokambey maupun Wakil Ketua PDIP Sulut Drs Steven Kandouw. Bahkan DPP PDIP pun sudah ikut memberikan restu, termasuk H Herson Mayulu SIP selaku kader moncong putih yang kini duduk di kursi DPR RI. “Kita tinggal menunggu rekomendasi dari DPP saja,” kata Iskandar, kemarin.

 

Sementara, Bendahara DPC PDIP Bolsel Arifin Olii mengatakan, sekarang ini baru memasuki tahapan rekrutmen bakal calon. Beberapa parpol juga nampaknya mulai melakukan komunikasi. “Itu sah-sah saja. Namun yang jelas, untuk Bolsel, PDI Perjuangan telah menyiapkan pasangan BERKAH untuk diusung,” tandasnya.

 

Dia berharap, hanya muncul satu pasangan calon saja. Sebab, jika semua partai bergabung dalam satu koalisi dan melawan kotak kosong, akan sangat menghemat energi. “Kalau saya inginnya lawan kotak kosong,” ucap kader PDIP pemilik suara terbanyak di DPRD Bolsel ini.

 

Diakui, PDIP sendiri tak mau jumawa dalam menghadapi Pilkada. Namun PDIP juga tidak gentar menghadapi duel dengan koalisi Parpol manapun. “Menurut pengamatan saya, kalau head to head itu lebih menarik, karena PDIP menjadi satu-satunya partai yang bisa mengusung calon sendiri. Tapi kalaupun ada tiga pasang calon, juga tetap akan menguntungkan bagi PDIP yang memiliki basis besar di Bolsel,” kunci Olii yang juga Ketua DPRD Bolsel. (Hendra Damopolii)

 

 


Komentar