PDIP-Nasdem Kans ‘Duel Panas’ di Minut


Airmadidi, MS

Suhu politik di arena tarung pemilihan kepala daerah (pilkada) Minahasa Utara (Minut) makin panas. Misi sederet partai politik (parpol) dalam merebut kursi top eksekutif di Bumi Klabat kans menyulut pertempuran sengit.

 

Aroma persaingan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang kian menyengat paling menarik disimak. Peluang koalisi antar dua kubu ini hampir mustahil terjadi.

 

Diprediksi, masing-masing parpol ini akan mengirim jagoannya untuk bertarung merebut kemenangan. PDIP dipastikan mengusung sosok Joune Ganda sebagai calon bupati. Sementara kubu Nasdem hampir pasti mengusung Shintia Gelly Rumumpe (SGR) di posisi papan 1. Kedua parpol ini memiliki hitung-hitungan politik guna memenangkan kontenstasi pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

 

PDIP yang merupakan partai pemenang Pemilu 2019 dan satu-satunya partai yang bisa mengusung calon dalam Pilkada Minut, terus mematangkan strategi demi merebut kemenangan. Sama halnya dengan Nasdem yang notabene mempunyai kekuatan incumbent tidak bakal diam dalam memuluskan target kemenangan. Dipastikan, ‘duel panas’ dua kubu ini bakal menambah keseruan ajang pilkada Minut tahun ini.

 

Dalam sejumlah momentum politik, kedua partai tersebut terus menunjukan perang urat saraf. Indikator itu terlihat dari perseteruan masing-masing pendukung yang terus memanas akhir-akhir ini. Tak heran, fenomena Psy War antar parpol ini kans tersaji. Hal ini juga tak bisa dihindari karena fenomena media sosial yang secara terbuka memberi ruang untuk saling umbar pernyataan.

 

“PDIP menjadi satu-satunya partai yang bisa mengusung tanpa koalisi dan sebagai partai pemenang Pemilu, tentunya target menang Pilkada akan kami maksimalkan. Ini sudah menjadi komitmen bersama sejumlah kader maupun simpatisan PDIP,” jelas Ketua DPC PDIP Minut Denny Lolong.

 

Dia menambahkan, PDIP Minut sudah pasti mengusung Joune Ganda dalam Pilkada dan tinggal menunggu SK DPP untuk penetapan pasangan calon. “Kami siap dengan siapapun JG dipasangkan, target kemenangan pasti bisa diraih. Kesiapan infrastruktur internal maupun eksternal sudah kami miliki, dan sekarang tinggal menjabarkan program yang bisa dirasakan langsung masyarakat,” tandas Delon, sapaannya.

 

Di satu sisi, memang Nasdem tinggal mencari koalisi dengan satu kursi partai yang saat ini duduk di dewan. Decky Senduk, Sekretaris Penjaringan bakal calon Partai Nasdem mengatakan, Nasdem terus menjalin komunikasi politik dengan bakal calon yang siap koalisi. “Sejauh ini sudah ada beberapa figur yang siap berkoalisi dengan Nasdem dalam Pilkada. Pastinya kalau berbicara strategi Nasdem memiliki mekanisme survei dan siapapun yang diusung sudah melalui survei sehingga kemenangan dapat diraih,” jelas Senduk.

 

Konstalasi koalisi Nasdem, kans kuat akan berkoalisi dengan Partai Kesatuan Bangsa (PKB) yang memiliki satu kursi dengan mengusung calon SGR dan Sarhan Antili.

 

Diungkapkan Ketua PKB Minut Sarhan Antili, komunikasi politik dengan Nasdem memang sudah dilakukan, sekarang ini menanti kewenangan pimpinan partai pusat untuk memberikan rekomendasi. “Saya yakin bila PKB bergabung bersama Nasdem untuk mengusung calon, kemenangan akan kami raih,” tutur Antili, yang juga sudah empat periode di dewan Minut ini.(risky adrian)


Komentar