Berbagi Kemeriahan Dengan Masyarakat

Dari Peringatan HUT ke-17 Kota Tomohon


Laporan: Victor REMPAS

Senin (27/1) kemarin, Kota Tomohon menginjak usia ke-17 tahun. Resmi menjadi daerah otonon sejak tahun 2003 silam, sepak terjang wilayah di dataran sejuk kaki Gunung Lokon ini, semakin diperhitungkan. Kota Tangguh kini sejajar dengan kota-kota hebat lainnya di Indonesia.

Pelaksanaan rangkaian hari jadi di tahun 2020 terbilang istimewa. Potret mengapresiasi pejuang hingga pemimpin pendahulu, begitu kuat. Di sisi lain, berbagi kemeriahan dengan seluruh masyarakat Kota Religius.

Itu terlihat dengan pelaksanaan upacara yang biasanya terpusat, kini dilakukan di lima kecamatan se-Kota Tomohon. Dengan harapan, syukur atas ketambahan usia dari Sang Pencipta ini, juga dirasakan seluruh elemen masyarakat di kecamatan hingga pelosok kelurahan.

Hal itu disampaikan Walikota Jimmy Feidie Eman SE Ak CA (JFE), Senin (27/1). Menurut Walikota dua periode ini, pelaksanaan kegiatan di kecamatan dipastikan semakin memompa semangat, inovasi dan kreatifitas seluruh masyarakat Kota Tomohon dalam memperingati momentum bersejarah ini. “Itu makanya untuk upacara bendera sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-17 dilaksanakan di kecamatan-kecamatan. Masyarakat di kelurahan-kelurahan akan mengambil peran, istimewanya ke depan mendukung serta menyukseskan program-program pemerintah kota,” aku dia.

“Atas nama pemerintah kota menyampaikan selamat hari jadi ke-17 kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon. Dirgahayu Kota Tomohon yang kita cinta bersama,” sambung JFE.

Selanjutnya, penghargaan yang setinggi-tingginya disampaikan Walikota JFE bagi para pendahulu yang pernah memimpin Kota Tomohon. Begitu juga untuk para sesepuh, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan dan seluruh warga kota yang telah mewarnai perubahan Kota Toleran. “Peringatan 17 tahun Kota Tomohon harus dimaknai sebagai sarana untuk mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan manusia dan lingkungannya dengan memanfaatkan daya pikir yang lebih maju. Hal tersebut sesuai tema tahun ini, yakni ‘Kompak dan Tangguh Adalah Kita, Bersama Kita Wujudkan Tomohon Kota Wisata Dunia’. Itu harus terus kita pegang,” tuturnya.

Masih JFE, peringatan hari bersejarah ini merupakan momentum evaluasi terhadap apa yang telah kita sumbangkan untuk Kota Tomohon, khususnya dalam mendorong terciptanya peradaban yang lebih maju, adil dan berkarakter. Tujuh belas tahun perjalanan yang dilalui Kota Tomohon, tentunya telah mengalami berbagai perubahan yang signifikan dari berbagai aspek  sosial, budaya, ekonomi, lingkungan dan tentunya telah banyak juga prestasi yang telah diraih pada tahun-tahun sebelumnya. “Kemajuan dalam berbagai aspek sangat nampak seperti infrastruktur, perekonomian, pendidikan, sosial budaya, serta berbagai aspek lainnya. Berbagai perubahan ini tentu menjadikan Tomohon sebagai tempat yang nyaman bagi sistem kehidupan, sekaligus memberi dampak manfaat besar terhadap terhadap peningkatan kesejahteraan warga masyarakat dalam jangka panjang,” sembur Walikota.

Dia pun berharap, peringatan Hari Jadi ke-17 menjadi titik tolak lahirnya budaya perubahan. Maksudnya, berubah untuk menjadi lebih baik dan menjadi yang terbaik, mandiri, bahagia dan sejahtera. “Semoga karya- karya indah ini menjadi motivasi dan tanda mata bagi generasi saat ini dan bagi generasi mendatang. Kami berkomitmen untuk merampungkan program dedicate EMAS (e-government, merubah wajah kota, akselerasi pembangunan dan smart city). Itu melalui mall pelayanan publik ‘smart city’, infrastruktur merata dan memadai serta sistem pemerintahan yang berbasis e-government,” kuncinya.

Untuk diketahui, upacara HUT ke-17 Kota Tomohon dirangkaikan dengan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional yang digelar tanggal 12 Januari-12 Februari 2020.(**)

 

 


Komentar