Pemerintah Didesak Setop Penerbangan Manado-Cina

Antisipasi Virus Corona, GMBI Mengadu ke Deprov


Manado, MS

Ancaman virus Corona terus memantik kekhawatiran masyarakat bumi Nyiur Melambai. Gaung desakan untuk menghentikan penerbangan Manado-Cina mengalir deras. Salah satunya datang dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Wilayah Teritorial (Wilter) Sulawesi Utara (Sulut). Wakil rakyat jadi tumpuan asa. 

Rombongan masyarakat dari GMBI Wilter Sulut membawa aspirasi mereka ini ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, Senin (27/1). Upaya ini dalam rangka menindaklanjuti keresahan di tengah masyarakat. Mereka diterima Wakil Ketua Komisi IV Carieg N Runtu didampingi Anggota Komisi IV dr Richard Sualang dan Melky J Pangemanan. 

Kedatangan mereka di bawah komando Ketua GMBI Wilter Sulut, Howard Hendrik Marius dan Sekretaris Wilayah Dave Lolowang. Turut didampingi para ketua kecamatan dan anggota GMBI Wilter Sulut. Sebanyak 4 tuntutan dilayangkan mereka. “Pertama, memastikan status pasien yang diduga terkena Virus Corona di RS Prof Kandou. Kedua, apabila pasien tersebut terkena Virus Corona maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara segera menetapkan status darurat Virus Corona di Sulawesi Utara, tanpa ada yang disembunyikan,” ucap Sekretaris Wilayah GMBI, Dave Lolowang yang membacakan tuntutan mereka.

Permintaan mereka yang ketiga supaya Pemprov Sulut dapat memberikan perintah melakukan Medical Check Up kepada seluruh warga China yang masuk ke dalam Provinsi Sulut. Begitu pula warga China yang bekerja di perusahan-perusahan di Sulut. “Selanjutnya menghentikan penerbangan Manado-China untuk sementara waktu sampai benar-benar Virus Corona dipastikan aman dan steril,” tegasnya.

Anggota Komisi IV Richard Sualang menanggapi, kasus Virus Corona ini memang berada di Wuhan (Cina), bukan Indonesia. Hanya saja, tujuan LSM GMBI sudah jelas yaitu menjaga ketenangan masyarakat Sulut dari simpang siur keganasan Virus Corona. "Untuk itu sebagai mitra kerja Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pariwisata (Dispar) Sulut, besok setelah mengundang hearing, bersama-sama kita turun lapangan untuk mengontrol dinamika TKA (Tenaga Kerja Asing) dan para turis yang ada di Sulut nantinya," ujarnya.

Maka dari itu, Sualang selaku wakil rakyat memastikan, telah bekerja bergandengan tangan dengan Pemprov Sulut untuk melayani rakyat. “Tentu saja dengan mengemban prinsip kesehatan, yakni mencegah daripada mengobati. Besok kami akan laksanakan tuntutan masyarakat lewat teman-teman LSM GMBI yang mewakili rakyat Sulut," puungkas Sualang.

Sedangkan Melky Pangemanan mengatakan, Diskes dan Dispar merupakan mitra kerja Komisi IV. Dengan demikian tidak ada salahnya bila sinergitas antara eksekutif dan lagislatif, diawasi LSM ketika meninjau lapangan. "Kami juga sudah hubungi Angkasa Pura, kita akan bersama dinas-dinas terkait, bersama-sama perwakilan LSM GMBI turun lapangan, memastikan aman atau tidak daerah Sulut dari ancaman Virus Corona itu," pungkas Pangemanan.

Wakil Ketua Komisi IV Carieg Runtu juga menyambut positif kedatangan LSM GMBI Wilter Sulut ke Komisi IV DPRD Provinsi Sulut. "Menyikapi keresahan masyarakat tentang keberadaan Virus Corona, kami langsung meninindaklanjutinya dengan mengundang hearing Diskes dan Dispar. Sesudah itu kami akan bersama-sama turun lapangan melihat langsung apa yang diharapkan masyarakat Sulut terhadap keamanan yaitu jauh dari berjangkitnya Virus Corona itu," jelasnya.

"Kami apresiasi kepercayaan rakyat dan LSM GMBI, No action talk only. Dengan demikian kita bisa buktikan bahwa rakyat Sulut masih percaya kepada wakil rakyat," tutur Runtu.

Dari LSM GMBI sendiri, menilai Komisi IV Deprov Sulut patut menjadi teladan bagi komisi dan DPRD kabupaten kota lain di Sulut. "Cara menerima aspirasi rakyat dengan tanggap dan sigap, itu merupakan cerminan wakil rakyat yang hakiki. Kepada Pemerintah Provinsi Sulut juga, diingatkan, LSM GMBI bukan alergi terhada investor maupun TKA. Kami tetap menerima semua yang beraroma positif untuk membangun dan berinvestasi di Sulut. Tapi untuk menjaga kenyamanan masyarakat maka 4 aspirasi di atas itu harus dituntaskan," ucap Ketua GMBI, Howard Hendrik. (arfin tompodung)

 


Komentar