Kans Diusung PDIP di Pilkada Manado, Dondokambey dan Sualang Mencuat


Manado, MS

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Manado di depan mata. Partai politik (parpol) mulai pasang kuda-kuda. Selain itu, menginventalisir figur terbaik untuk diusung dalam kontestasi politik bergengsi tahun 2020 ini.

Sebagai partai jawara Pileg 2019 di Kota Tinutuan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah mengantongi sejumlah figur populer yang dinilai layak. Adalah Ketua DPC PDIP Manado Richard Sualang dan Bendahara Aaltje Dondokambey. Nama dua politisi vokal itu mencuat saat rapat konsolidasi, Senin (10/2).

Hal itu dibenarkan Wakil Ketua DPC PDIP Manado Andre Gerungan SH. Politisi potensial Banteng Moncong Putih Kota Multidimensi ini menyebut, keinginan mencalonkan Dondokambey dan Sualang merupakan aspirasi dari kader-kader hebat di level Pimpinan Anak Cabang (PAC). "Aspirasi yang keluar saat itu didengar semua peserta rapat. Nantinya, itu akan disampaikan ke DPD PDIP Sulut," aku Gerungan.

Menurut dia, siapa yang nantinya diakomodir partai, menjadi kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). "Ada di tangan DPP keputusan kemudian. Intinya, DPC konsisten untuk mengikuti mekanisme partai termasuk dalam tahapan penjaringan," imbuh Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Manado itu.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPC PDIP Manado Jimmy Gosal. Dia juga mengakui nama Ketua DPRD Manado Aaltje Dondokambey dan anggota DPRD Sulut Richard Sualang, tercetus pada rapat konsolidasi. Bahkan, rekan-rekan PAC berniat membawa usulan atau aspirasi mereka ke DPD PDIP Sulut serta pada pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda). “Munculnya dua nama itu sebagai pendapat dari kader dan pengurus adalah sah-sah saja. Namun, untuk penetapan harus menunggu keputusan DPP,” jelasnya.

“Contoh di Kota Solo. Disana, incumbent sekarang adalah Yulianto tapi dari informasi yang berkembang, pihak DPP lebih mengarah pada Gibran Rakabumi Raka yang tak lain putera pertama Presiden Jokowi (Joko Widodo),” sambung dia.

Gosal beranggapan, kondisi seperti itu bisa saja terjadi di Manado. Itu karena keputusan tertinggi ada di tangan DPP. "Kita mengacu pada prosedur partai. Sangat jelas kalau tugas DPC hanya sebatas melakukan penjaringan," kuncinya.(devy kumaat)

 


Komentar