Pangemanan: BK Jangan Terlalu Genit Urusi Komisi


Manado, MS

Beberapa waktu belakangan, ‘perang dingin’ mewarnai Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut). Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut, Sandra Rondonuwu yang mengeluarkan statemen akan memanggil Komisi IV, disorot Melky Pangemanan.

 

Legislator yang juga anggota komisi bidang kesejahteraan rakyat tersebut menegaskan, personil BK tidak perlu mencampuri kegiatan Komisi IV. Pernyataan Ketua BK di media dianggapnya sangat menciderai lembaga dewan. "Menurut saya personil Badan Kehormatan janganlah terlalu genit mengurusi persoalan ini. Kita bisa selesaikan sendiri. Jangan ujuk-ujuk keluarkan statemen untuk memanggil Komisi 4, seakan kita lagi bermasalah besar," tegas Melky, akhir pekan lalu, di ruang kerjanya.

 

Menurutnya, publik nantinya bisa salah persepsi. Terutama akan menilai ‘miring’ lembaga DPRD Sulut. "Sesama bis kota jangan suka mendahului apalagi saling senggol," tuturnya.

 

Ia juga berpendapat, nantinya instansi terkait akan sangat menganggap enteng setiap dipanggil dewan. Seolah hanya pemanggilan dibuat-buat tanpa prosedur. "Ini sangat menurunkan kewibawaan lembaga kita sendiri," pungkasnya.

 

Ditegaskan, dirinya akan cek apakah BK sudah rapat internal lebih dulu sehingga memutuskan akan memanggil Komisi 4 DPRD Sulut. "Jangan sampai belum rapat tapi sudah disampaikan ke publik," kuncinya.

 

Diketahui sebelumnya, Ketua BK Sandra Rondunuwu dikabarkan akan memanggil Ketua Komisi IV Braien Waworuntu. Dalam rangka meminta penjelasan terkait ungkapan Kepala Dinas Kebudayaan Sulut yang menyatakan adanya pemanggilan hearing yang improsedural. “Kita (BK, red) akan meminta klarifikasi kepada Komisi IV terkait pernyataan kepala dinas (Kadis Kebudayaan, red) bahwa pemanggilan hearing Komisi IV improsedural,” tegas Sandra pekan lalu. (arfin tompodung)

 


Komentar