HUT ke-66 Bolmong Tanpa Perayaan, Bupati Minta Maaf


KOMITMEN pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mencegah penyebaran virus Corona patut diapresiasi. Buktinya, Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 pada Senin (23/3) kemarin, tanpa perayaan. Momentum sakral bagi kabupaten yang menjadi induk dari pemekaran 3 Kabupaten dan 1 Kota di Bolmong Raya (BMR) itu, jauh dari kemeriahan.

Hal itu bukan tanpa sebab. Menindaklanjuti perintah pemerintah pusat terkait pencegahan penyebaran virus korona atau COVID-19, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong meniadakan seluruh agenda terkait perayaan HUT Bolmong. Dimana, pelaksanaan agenda perayaan HUT ini berpotensi mengumpulkan orang banyak dan bisa menjadi kesempatan bagi virus Corona menyebar.

Bupati Bolmong, Dra Yasti Soepredjo Mokoagow dalam wawancara dengan jurnalis Bolmong pun angkat suara. Srikandi BMR tersebut meminta maaf atas tidak digelarnya perayaan HUT Bolmong di tahun 2020 ini. “Permohonan maaf kami, pemerintah kabupaten Bolmong, bahwa HUT Bolmong ke 66 tahun ini tidak kami rayakan. Oleh karena, kami patuh terhadap perintah pemerintah pusat dalam hal ini Presiden, Mendagri dan Gubernur,” tutur Bupati, Senin (23/3).

Bupati menjelaskan, dalam rapat bersama jajaran Pemkab Bolmong, dirinya meminta seluruh kegiatan yang berkaitan dengan perayaan HUT Bolmong untuk ditiadakan. Untuk paripurna juga ditiadakan setelah Bupati berkoordinasi dengan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey.

“Awalnya, saya menginstruksikan kepada jajaran Pemkab Bolmong, tidak ada kegiatan upacara, tidak ada kegiatan pesta rakyat, dan kegiatan apa pun terkait menyambut HUT Bolmong. Masih ada satu kegiatan yang belum kami  batalkan pada saat itu, yaitu pelaksanaan paripurna HUT. Setelah saya koordinasi dengan bapak Gubernur Sulut dan beliau menyampaikan kepada saya untuk tidak mengaggendakan paripurna HUT Bolmong mengingat pencegahan penyebaran virus korona. Di hadapan Gubernur, saya berkoordinasi dengan Ketua DPRD Bolmong dan Gubernur menginstruksikan untuk membatalkan paripurna HUT Bolmong,” jelas Bupati.

Bupati pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berdoa di rumah masing-masing agar seluruh masyarakat, baik di Bolmong, Bolmong Raya dan Indonesia untuk dijauhkan dari COVID-19 ini. “Dan kalau ada yang kena COVID-19 ini, mudah-mudahan segera disembuhkan. Itu doa saya sebagai Bupati Bolaang Mongondow. Dan di HUT ke 66 Kabupaten Bolmong, mari kita doakan agar Kabupaten Bolmong semakin sehat, kuat, maju, hebat, dan insyaallah menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tutup Bupati.(yadi mokoagow)


Komentar