PDP, ODP Hingga Kasus Positif Terus Bertambah

Sulut Siaga Darurat Covid-19


Manado, MS

‘Teror’ Covid-19 di bumi Nyiur Melambai masih berlanjut. Setiap hari, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) serta Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terus bertambah. Itu diikuti dengan kasus positif Corona.

Dirilis portal resmi milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang dikelola Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian dan Statitistik (DKIPS), hingga Rabu (24/3) kemarin, jumlah ODP mencapai 367 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 15 orang dan Pasien Positif 2 orang. Jumlah tersebut melonjak dari data Senin (23/3), dimana ODP berjumlah 249 orang, PDP 13 orang dan positif Corona 1 orang.

"Pada hari ini (kemarin, red), pasien positif Covid-19 di Sulut sudah dua pasien,” ungkap Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Sulut, Steaven Dandel.

Satu pasien positif Corona terbaru, dijelaskan Dandel, adalah perempuan berusia 32 tahun. Dia terkonfirmasi positif karena punya kontak erat risiko tinggi dengan pasien positif Corona yang juga terjadi di Sulut.

“Dia telah mengikuti prosedur ketat. Ketika diumumkan beberapa waktu lalu, otomatis sebagai daftar kontak erat langsung maka dia langsung diperiksa. Sampelnya dikirim sejak 18 Maret lalu,” terang Dandel.

“Saat ini pasien tersebut sudah dijemput untuk diisolasi di RSUP Prof Kandou Manado,” sambung dia.

Dia berharap masyarakat Sulut tidak panik namun tetap waspada. Sejauh ini, pemerintah sangat serius melakukan penanganan dan pencegahan penyebaran virus Corona supaya tidak meluas. “Tentu semua pihak harus terlibat memerangi virus ini,” lugasnya.

Untuk diketahui, Pemprov Sulut telah menyiapkan Rumah Sakit (RS) khusus untuk menangani pasien. Antara lain, RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, RSUD Dr Sam Ratulangi Tondano, RSUP Ratatotok Buyat dan  RSUD Kotamobagu.

Terkait Covid-19, ada tiga tingkatan status sebelum akhirnya seseorang dinyatakan positif Covid-19. Pertama, ODP yang berarti belum menunjukkan gejala sakit, namun sempat bepergian ke negara atau daerah yang sudah terpapar Covid-19 sehingga perlu dilakukan pemantauan. Selanjutnya, PDP yakni orang yang sudah menunjukkan gejala terjangkit Covid-19, seperti mengalami demam, batuk, pilek, dan sesak napas. Sementara untuk tingkat ketiga adalah suspect atau terduga Covid-19. Suspect Covid-19 sudah menunjukkan gejala terjangkit virus, dan diduga kuat melakukan kontak dengan pasien yang positif Covid-19. Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan. Virus baru dan penyakit yang disebabkannya ini tidak dikenal sebelum mulainya wabah di Wuhan, Tiongkok, sekira bulan Desember 2019.(sonny dinar)


Komentar