Bendung Sebaran Covid-19, Wilayah Perbatasan Diperketat


Grafik penyebaran wabah coronavirus disease atau covid-19 yang kian meningkat menimbulkan kekhawatiran. Gerak protektif terus dipacu pemerintah di seluruh pelosok Sulawesi Utara (Sulut) untuk menahan laju perluasan penyakit. Kebijakan memperketat arus keluar masuk warga telah diberlakukan. Pengawasan di masing-masing wilayah perbatasan daerah mendapat perhatian serius.

Di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), pemerintah telah mengerahkan para petugas medis ke semua penjuru wilayah perbatasan. Kepala Dinas Kesehatan Eko Marsidi mengatakan petugas medis tersebut dari tujuh Puskesmas yang tersebar di Boltim.

"Intinya langkah ini kami ambil untuk mencegah adanya orang luar sudah terpapar atau pernah berintraksi dengan penderita virus corona untuk masuk Boltim. Makanya kami menyiagakan semua tenaga medis di perbatasan," kata Eko.

Untuk optimalnya langkah pencegahan di wilayah perbatasan, para tenaga medis telah dibantu personil TNI, Polri dan petugas perhubungan. Kerjasama lintas instansi ini diharapkan bisa terjaga selama dua bulan ke depan.

"Karena dengan begitu pencegahan virus corona masuk di Boltim mudah diantisipasi," ujarnya.

Eko mengatakan, Dinkes Boltim sudah merilis peta sebaran covid-19. Data itu mencatat ada 19 orang berstatus ODP atau dalam pengawasan.

"Peta sebaran itu sengaja kami rilis untuk memberikan informasi kepada warga agar tetap beraktivitas di rumah, sambil menunggu pernyataan resmi dari pemerintah yang memperbolehkan aktivitas di luar rumah," jelas Eko.

"Jadi dimohon kerjasamanya. Karena percuma kita melakukan pencegahan, tapi masyarakat tidak patuh pada anjuran atay imbaun pemerintah. Ini demi kebaikan kita semua," katanya lagi.

Kebijakan yang sama diberlakukan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Saat ini tim gugus tugas pencegahan covid-19 fokus mengawasi wilayah perbatasan yang menjadi pintu keluar masuk masyarakat.

Bupati H Iskandar Kamaru SPt juga melakukan peninjauan pos pemantauan pintu masuk orang di Desa Molosipat Kecamatan Posigadan, Selasa (24/3). Bupati melakukan pemeriksaan kepada para pengendara yang masuk ke Bolsel, dari wilayah Provinsi Gorontalo. Tak hanya itu, Bupati turut memberikan motivasi kepada tim yang bertugas di Posko Perbatasan Molosipat.

“Tugas yang dilaksanakan ini adalah tugas mulia dan tugas kemanusiaan. Tetapi tetap waspada dan jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan masing-masing personil,” ujarnya.

Bupati berpesan untuk tetap berikhtiar dan berdoa, agar daerah Bolsel tetap aman dari segala macam penyakit dan bencana. “Terus ikhtiar dan berdoa, agar daerah kita yang sangat kita cintai ini tetap terlindung dari berbagai bemcana termasuk penularan Birus Corona,” tutup Kamaru. (pasra/hendra)


Komentar